Rabu, 18 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Jajaran Polres Klaten Prioritaskan Pengamanan Pemilu di Tiap TPS

23 Maret 2019, 19: 27: 49 WIB | editor : Perdana

HALAU MASSA: Jajaraan Polres Klaten menggelar simulasi sistem pengamanan kota untuk pengamanan pemilu di Jalan Mayor Kusmanto, tepatnya depan kantor KPU Klaten, Jumat (22/3).

HALAU MASSA: Jajaraan Polres Klaten menggelar simulasi sistem pengamanan kota untuk pengamanan pemilu di Jalan Mayor Kusmanto, tepatnya depan kantor KPU Klaten, Jumat (22/3). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Jajaran Polres Klaten menyiapkan 2.000 personel gabungan. Mengamankan pesta demokrasi yang akan digelar 17 April mendatang. Memastikan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) berjalan kondusif. Fokus pengamanan ditekankan pada 4.400 tempat pemungutan suara (TPS). Tersebar di 401 desa dan kelurahan di Kota Bersinar –julukan Kabupaten Klaten–.

Meningkatkan kesiapsiagaan dalam sistem pengamanan, digelar simulasi, Jumat (22/3). Tepatnya di depan Kantor KPU Klaten di Jalan Mayor Kusmanto. Personel TNI dan Polri dilibatkan dalam simulasi. Guna menciptakan kondusivitasi saat hari-H pencoblosan.

”Kami melibatkan semua komponen dari Polri, TNI, potensi masyarakat, dan instansi pemerintah daerah. Menerjunkan sekitar 2.000 personel. Ini upaya kami dalam meningkatkan sinergitas TNI dan Polri. Mewujudkan keamanan yang kondusif di Klaten,” kata Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi kepada Jawa Pos Radar Solo.

Jumlah TPS cukup banyak dan tersebar di 26 kecamatan. Butuh kerja sama semua pihak untuk pengamanannya. Tentunya mengedepankan netralitas bagi para personel Polri dan TNI.

Kesuksesan Pilkades Serentak Tahap II, 13 Maret kemarin jadi modal berharga sebelum pemilu. Kendati sempat terjadi riak kecil di sejumlah tempat, namun berhasil diselesaikan. Kesuksesan juga dibuktikan dengan tidak adanya ekses dan gugatan dari para calon kepala desa (Cakades) peserta pilkades.

”Tidak hanya Polri dan TNI saja, tetapi juga pemerintah daerah, bahkan Pengadilan Negeri (PN) siap melaksanakan tugasnya masing-masing. Kami Polri dan TNI mengamankan. Pemerintah daerah memastikan segala kegiatan penyelenggaraan pemilu berjalan lancar. Mulai dari KPU dan Bawaslunya hingga pengadilan pun juga,” terang Aries.

Bupati Klaten, Sri Mulyani berharap penyelenggaran pileg dan pilpres mendatang berjalan lancar dan kondusif. Masyarakat yang sudah memiliki hak suara didorong datang ke TPS masing-masing. Serta menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

”Masyarakat harus ikut menjaga dan saling menghormati perbedaaan yang ada. Jangan sampai pesta demokrasi lima tahun sekali ini merusak kerukunan dan persaudaraan. Karena yang rugi kita sendiri,” ucapnya.

Komisoner KPU Klaten Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Wandyo Supriyatno mengapresiasi simulasi ini. ”Kalau pengamanan, kami sudah melakukan kerja sama saat pengiriman surat suara dari Jakarta ke Klaten. Jajaran Polres Klaten sudah mengawalnya sampai proses penyotiran dan pelipatan. Termasuk pendistribusian logistik pemilu, juga akan dijaga ketat kepolisian,” bebernya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia