Senin, 21 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Dorong Pengembangan Kendaraan Listrik, Komponen Wajib dari Lokal

26 Maret 2019, 13: 39: 34 WIB | editor : Perdana

ilustrasi kendaraan listrik

ilustrasi kendaraan listrik

Share this      

SOLO – Perkembangan teknologi tak hanya mengincar telekomunikasi melalui gadget. Bahkan sudah merambah kendaraan listrik. Ditandai banyaknya kalangan pelajar dan mahasiswa yang berlomba mengembangkan motor maupun mobil listrik.

Peduli akan lingkungan dan pengembangan kendaraan listrik, PT PLN siap memberi dukungan penuh. Seperti disampaikan Direktur Regional PT PLN Jawa Bagian Barat, Hariyanto WS. Dia menyebut kehadiran kendaraan listrik menjadi babak baru di Indonesia. Tak heran, pihaknya bakal terus berupaya memberi dukungan. Serta mendorong peningkatan pemakaian kandungan lokal dalam kendaraan listrik.

”Kami akan terus mengembangkan teknologi ini. Sekaligus mendukung perekonomian Indonesia yang dampaknya memperluas dunia kerja dan ramah lingkungan. Karena emisi gas buang dari kendaraan berbahan bakar minyak jadi berkurang,” jelas Hariyanto kepada Jawa Pos Radar Solo usai Program PLN Mengajar 2019 di SMAN 1 Solo, Senin (25/3).

Ditambahkan Hariyanto, perkembangan teknologi dalam kendaraan listrik merupakan salah satu program pemerintah. Mendukung komitmen Indonesia dalam Paris Agreement. Di antaranya mengenai perubahan iklim dengan meningkatkan pengembangan energi terbarukan. 

Mengimbau mobil listrik memakai 100 persen komponen lokal. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan pabrik baterai dan kompenen lainnya. Hingga saat ini, PLN sedang memproduksi motor listrik Gesit sebagai uji coba. Komponen di dalamnya sudah menggunakan kandungan lokal di atas 80 persen. 

Hariyanto berpendapat, kemajuan Indonesia pada 2050 mendatang bergantung pada generasi milenial. Bonus demografi menjadi sesuatu yang penting untuk dimanfaatkan. Agar prediksi perekonomian Indonesia bisa masuk lima besar dunia dapat terealisasi.

”Kami hadir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penerangan listrik. Melainkan juga memberikan ilmu danmendorong generasi muda atau milenial turut serta memajukan Indonesia. Bekerja keras dan tidak gampang mengeluh saat menghadapi masalah. Terus ciptakan ide kreatif yang mampu memajukan Indonesia,” tandasnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia