Sabtu, 19 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Digeruduk Puluhan Ojol, Bocah SMP Buat Orderan Fiktif 185 Kali

26 Maret 2019, 23: 27: 25 WIB | editor : Perdana

Rumah orang tua FAF, bocah yang melakukan orderan fiktif 185 kali

Rumah orang tua FAF, bocah yang melakukan orderan fiktif 185 kali

Share this      

SUKOHARJO – Ulah iseng FAF, 14, bocah kelas VII di salah satu pondok pesantren (ponpes) di kawasan Makamhaji Katarsura ini sungguh keterlaluan. Ia membuat orderan fiktif makanan via ojek online (online) hingga 185 kali selama tiga pekan.

Akibatnya, rumah orang tuanya yang di Dukuh Turi RT 01 RW 07 Desa Cemani, Kecamatan Grogol digeruduk puluhan pengemudi ojol Senin (25/3) malam. Salah seorang tetangga FAF, Sunarsih mengakui, ia memang melihat salah satu pengemudi ojol di lingkungan rumahnya. 

”Karena terlihat seperti orang cari alamat, saya datangi. Ternyata mencari rumah Pak Maryanto, katanya pesen serabi. Ternyata Pak Maryanto tidak pernah memesan serabi. Karena kasihan, Pak Maryonto menebus serabi itu,” kata Sunarsih.

Ternyata Maryanto yang juga tetangga orang tua FAF dicatut namanya dalam orderan fiktif. Muhahmmad Fajri, ayah kandung FAF mengakui, kejadian itu bisa terjadi karena kurangnya pengawasan terhadap putra bungsunya itu. 

“Saya juga minta maaf pada Pak Maryanto yang menjadi korban, karena cuma tetangga saya,” katanya.

Lebih lanjut Fajri mengaku kaget saat rumahnya didatangi puluhan pengemudi ojol Senin malam. Pria 59 tahun bertambah bingung saat puluhan pengemudi ojol itu menanyakan keberadaan anaknya.

Karena suasana sempat gaduh, akhirnya negosiasi pindah ke rumah ketua RW. “Saya kroscek ke anak serta memintanya agar jujur. Ternyata mengakui semua yang ditudingkan itu,” imbuh Fajri.

Akhirnya disepakati kalau kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. FAF diminta membuat surat pernyataan bermaterai dan berjanji tidak akan  mengulangi lagi. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia