Minggu, 26 May 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

BLFC Pilih Bertandang ke Kota Ukir 

27 Maret 2019, 20: 15: 41 WIB | editor : Perdana

KETAT: Pertandingan Badak Lampung FC saat melawan Persebi Boyolali, Sabtu (23/3)

KETAT: Pertandingan Badak Lampung FC saat melawan Persebi Boyolali, Sabtu (23/3) (NIKKO AUGLANDY/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Badak Lampung FC kembali mengagendakan uji coba melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (30/3). Kepastian ini membuat klub yang sebelumnya bernama Perseru Serui menunda untuk menjajal tim Solo All Star.

Sebelumnya sempat ada penawaran untuk melawan Solo All Star yang berisikan pemain maupun mantan penggawa Persis Solo tersebut di Stadion Sriwedari, Sabtu (29/3). Namun sepertinya karena berbagai pertimbangan, akhirnya memutuskan untuk memilih Persijap lebih dulu.

“Kami memang membutuhkan banyak uji coba. Pekan lalu setelah melawan Persebi (Boyolali), direncanakan tiap akhir pekan akan ada satu laga uji coba selama kita TC di sini (Boyolali). Direncanakan akan mengagendakan dua kali menjajal dua klub Liga 3, dilanjutkan dua klub Liga 2, dan ditutup dengan dua kali melawan klub Liga 1,” terang Pelatih Badak Lampung FC, Jan Saragih.

Mantan pelatih Bogor FC tersebut mengakui banyak yang perlu dievaluasi setelah pekan lalu ditahan seri Persebi Boyolali 2-2. 

Melawan Persebi, timnya belum bisa dijadikan tolok ukur, mengingat ukuran lapangan tidak seperti lapangan normal. Laga uji coba kontra Persebi kemarin dimainkan di lapangan mini milik Lestarindo Soccerfield, memiliki dimensi lebih kecil dari ukuran normal sehingga taktik dan strategi tidak bisa dilakukan dengan maksimal.

”Secara permainan memang lumayan sudha ada chemistrynya, tapi memang butuh waktu. Ini wajar karena kita baru bergabung beberapa hari di sini (Boyolali). Saya yakin ada progres besar kedepannya,” tuturnya. 

Terpisah, direktur teknik tim Badak Lampung FC, Jaino Matos mengatakan uji coba melawan Persijap dinilai cukup penting. Terutama untuk mengetahui sejauh mana pola strategi dan latihan secara taktikal yang sudah dilakukan selama hampir sepekan berlatih di Boyolali.

"Kami masih harus bertemu dengan tim Liga 3 dulu. Level yang kami hadapi harus semakin naik, Persijap juga sudah mulai persiapan. Saya inginkan pemain bisa menyerap strategi, taktikal, dan filosofi sepak bola kami," kata Jaino Matos. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia