Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Perjuangan Berat Harus Dilalui Pebulu Tangkis NPC

27 Maret 2019, 20: 52: 18 WIB | editor : Perdana

POTENSIAL: Suryo Nugroho jadi andalan Indonesia untuk bisa mendapatkan tiket menuju Paralympic 2020 di Jepang

POTENSIAL: Suryo Nugroho jadi andalan Indonesia untuk bisa mendapatkan tiket menuju Paralympic 2020 di Jepang

Share this      

TURKI - Pebulutangkis di bawah payung National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, benar-benar melaju mulus di hari kedua (26/3) 5th Turkish Para-Badminton International-Enescup 2019, yang digelar di Antalya, Turki.

Di kelas standing upper  (SU) 5, Suryo Nugroho yang berada di Grup B, sukses meraih kemenangan perdana buatnya. Wakil India Chirag Baretha, jadi korban usai kalah 21-16, 21-18. Di kelas disabilitas bagian tangan tersebut, Suryo tak sendiri. Wakil Indonesia lainnya yakni Dheva Anrimusthi yang memulai langkah di grup D, berhasil menjungkalkan wakil India juga, yakni Prithiviraj Thillai Natarajan 21-6, 21-13.

Sementara itu peringkat 1 dunia, Leani Ratri Oktila yang terjun di kelas SL4, sukses menang atas wakil Skotlandia Mary Margaret Wilson cukup telak, yakni 21-7, 21-6                        

Di kelas yang sama, wakul Indonesia lainnya Khalimatus Sadiyah Sukohandoko, harus susah payah untuk bisa menjegal Helle Sofie Sagoy asal Norwegia. Sempat kalah di set pertama 14-21, pebulutangkis asal Mojokerto tersebut akhirnya bangkit. Dia berhasil mengambil game kedua dengan kemenangan tipis  21-19, hingga akhirnya kemenangan berhasil dia tuntaskan dengan skor akhir 21-17 di set ketiga.

"Kejuaraan ini cukup berat, karena banyak pebulutangkis dunia yang sangat sulit untuk dikalahkan. Butuh perjuangan pastinya," terang salah satu paralympian Indonesia, Suryo Nugroho.

Di kejuaraan ini, NPC Indonesia menerjunkan delapan atlet terbaiknya. Mulai dari tiga atlet di kelas SL3, yakni Ukun Rukaendi, Hery Susanto, dan Dwiyoko. Sedangkan di ada empat pebulutangkis potensin yang terjun di kelas SU 5, yakni Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila di kelas putri, lalu duet Suryo Nugroho, dan Dheva Anrimusthi di kelas SU5 putra. Satu nama lainnya adalah Fredy Setiawan yang terjun di kelas SL4.

Kejuaraan ini sendiri diikuti 278 peserta, yang berasal dari berbagai negara. Mulai dari Tiongkok, Indonesia, Portugal, Jepang, Thailand, Polandia, Skotlandia, Prancis, Yunani, Spanyol, Italia, Peru, Rusia, Kuba, Brasil, India, Swedia, Ukraina, Belgia, Amerika, Israel, Finlandia, Italia, dan beberapa negara lainnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia