Minggu, 20 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Atlet Bulu Tangkis NPC Berburu Tiket Paralimpiade 2020 Tokyo

28 Maret 2019, 14: 34: 33 WIB | editor : Perdana

BERJUANG KERAS: Suryo Nugroho, salah satu atlet andalan bulutangkis NPC

BERJUANG KERAS: Suryo Nugroho, salah satu atlet andalan bulutangkis NPC

Share this      

Tim bulu tangkis paralympic National Paralympic Committee (NPC) Indonesia tak punya waktu santai dalam berburu tiket Paralimpiade 2020 Tokyo. Meski sedang mengikuti kejuaraan 5Th Turkish Para-Badminton International-Enescup 2019 di Turki, mereka sudah ditunggu agenda kejuaraan tingkat dunia selanjutnya.

ADI PRASETYAWAN, Solo

DELAPAN atlet bulu tangkis NPC Indonesia sedang berjuang keras untuk bisa tampil di Paralimpiade 2020 Tokyo. Saat ini, mereka masih fokus di kejuaraan dunia di Turki. Mereka bersaing dengan 300 atlet dari 41 negara. 

Delapan atlet tersebut adalah Ukun Rukaendi (kelas SL3), Dwiyoko (SL3), Hari susanto (SL4), Fredi Setiawan (SL4), Suryo Nugroho (SU5), Deva Anrimusti (SU5), Leani Ratri (SL4), dan Kalimatus Sa’Diyah (SL4). 

Sejauh ini, mereka sukses melaju ke babak selanjutnya usai juara grup di penyisihan. Mereka menargetkan diri bisa melaju ke semi final.

Usai kejuaraan ini akan langsung bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Sabtu (30/3) mendatang. Kejuaraan yang akan diikuti sama, yakni kejuaraan tingkat dunia bertajuk Faza Para-Badminton International 2019. Ternyata kejuaraan tingkat dunia tersebut menentukan langkah mereka menuju ke Paralimpiade 2020.

”Jadi setiap pencapaian di kejuaraan dunia yang kita ikuti akan dihitung poinnya. Poin ini nantinya yang menentukan kita lolos ke paralimpiade,” jelas pelatih kepala Bulu Tangkis NPC Indonesia, Nurrochman dihubungi Radar Solo saat di Turki kemarin (27/3).

Untuk mendapatkan poin yang cukup, lanjutnya, setidaknya harus bisa mencapai babak semi final. Dia menargetkan timnya bisa ikut di delapan kejuaraan tingkat dunia lainnya. Sebab, kualifikasi menuju Paralimpiade 2020 akan berlangsung hingga Maret 2020 mendatang.

”Jadi masih ada kesempatan untuk kumpulkan poin agar lolos,” imbuhnya.

Di kejuaraan 5Th Turkish Para-Badminton International-Enescup 2019, Suryo Nugroho dkk belum menemui lawan yang tangguh. Nurrcohman memprediksi anak asuhnya baru akan berjuang keras di babak delapan besar.

”Lawan masih belum terlalu berat. Kalau sudah masuk delapan besar mungkin baru bertemu lawan yang sebenarnya. Masing-masing kelas punya unggulan dari negara berbeda,” jelasnya.

Delapan atlet tersebut diharapkan bisa lolos di Paralimpiade 2020. Mereka merupakan atlet yang tampil di Asian Para Games 2018 lalu. Saat itu, Dheva Anrimusthi menyumbang emas di nomor Tunggal Putra SU5.

Dia bersama Hafizh Briliansyah Prawiranegara juga menyumbang emas di nomor Ganda Putra SU5. Lalu Hary Susanto dan Leani Ratri Oktila emas nomor Ganda Campuran SU5. Dan Dwiyoko beserta Fredy Setiawan sumbang emas di nomor Ganda Putra SL3-SL4.

”Saya harap bisa final semua, minimal semi final di kejuaraan ini. Saya melihat peluang masih tergolong besar, meskipun negara lain juga ingin masuk ke paralympic. Mereka sudah persiapan matang,” tandasnya. (*)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia