Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

BEI Kenalkan Sekolah Reksadana untuk Pemula

28 Maret 2019, 16: 11: 54 WIB | editor : Perdana

ANTUSIAS: Sekolah pasar modal kelas reksadana.

ANTUSIAS: Sekolah pasar modal kelas reksadana.

Share this      

SOLO – Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta gencar menggelar sosialisasi literasi pasar modal. Selain mendirikan galeri investasi, juga menghadirkan sekolah pasar modal. Melalui Sekolah Reksadana yang menyasar kalangan pemula.

Kepala BEI Surakarta, M. Wira Adibrata mengatakan, dari sisi perkembangan jumlah investor di reksadana saham hingga Desember 2019, di Solo dan sekitarnya mencapai 18.439 investor. Rinciannya Kabupaten Sukoharjo 2.885 investor, Boyolali 1.539 investor, Karanganyar 1.996 investor, Klaten 2.862 investor, Sragen 1.398 investor, dan Wonogiri 1.499 investor. Untuk Kota Solo masih tertinggi, sebanyak 6.260 investor.

”Untuk pemain baru hingga akhir tahun ini kami menargetkan sebanyak 7 ribu investor. Baik reksadana atau saham. Untuk jumlah investor di saham memang masih lebih tinggi dibandingkan reksadana saham. Untuk jumlah investor saham per bulan Februari yang tercatat di BEI Surakarta sebanyak 26.133 investor,” ucap Wira kepada Jawa Pos Radar Solo.

Sekolah Reksadana rencananya akan digelar dua kali sebulan. Antusias masyarakat cukup positif. Sebanyak 16 orang turut serta di kelas perdana, pekan lalu. Mulai dari pelajar hingga pensiunan ikut belajar mengenai reksadana saham. Reksadana dan saham ini memang cocok untuk investor pemula. Karena tidak membutuhkan modal besar.

”Cukup Rp 100 ribu saja sudah bisa menanam saham di reksadana. Transaksi reksadana saham di Solo dan sekitarnya mencapai Rp 20.930.722.221 dan USD 133.800 dolar AS. Transaksi saham rata-rata per bulan mencapai Rp 4-5 triliun. Lebih baik dibandingkan tahun lalu yang rata-rata transaksi per bulan hanya Rp 3,5 triliun,” tandas Wira. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia