Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Puluhan Mahasiswa Demo Tuntut Keadilan Agraria

29 Maret 2019, 17: 57: 42 WIB | editor : Perdana

UNGKAPAN ASPIRASI: Demo terkait agraria yang digelar di depan Balai Kota Surakarta.

UNGKAPAN ASPIRASI: Demo terkait agraria yang digelar di depan Balai Kota Surakarta. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Puluhan mahasiswa menyampaikan keprihatinan terkait permasalahan lahan untuk masyarakat. Mereka menganggap Pemkot Surakarta mengabaikan hak dasar warga untuk memiliki tempat tinggal.

Itu disampaikan dalam demonstrasi yang digelar di depan Balai Kota Surakarta, Kamis (28/3) siang. Aksi diawali dengan long march dari bundaran Gladag sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka membentangkan spanduk dan berbagai poster berisi tuntutan dan kecaman terhadap sikap pemerintah selama ini. Selanjutnya massa yang berasal dari gabungan organisasi itu menggelar mimbar bebas. 

Humas aksi, Lintang Raharjo mengatakan sejumlah kasus agraria terjadi di Kota Bengawan. Seperti sengketa lahan Hak Pakai (HP) 105 Jebres Tengah dan Kentingan Baru.

”Dalam aksi ini juga mengangkat isu-isu perampasan ruang hidup yang ada di pemerintah maupun perorangan. Karena masalah agraria banyak terjadi di sini,” katanya.

Massa menuntut pemerintah agar menghargai hak hidup masyarakat, serta tidak merampas tempat tinggal warga. Lintang menyebut Pemkot tidak berhasil dalam melaksanakan janji untuk mewujudkan masyarakat yang waras, wasis, wareg, mapan dan papan. Dia mencatat selama 2018 terdapat konflik terkait agraria yang melibatkan pemkot dengan masyarakat.

“Bagaimana orang bisa waras, wasis dan wareg itu tercapai sementara ruang untuk hidup dan penghidupan itu dirampas tanpa aspirasi dan keluhan masyarakat didengar dan juga dipahami,” tegasnya.

Aksi berjalan damai dengan kawalan sejumlah petugas kepolisian. Tidak ada rekayasa lalu lintas khusus yang diberlakukan di jalan Jenderal Sudirman. Massa akhirnya membubarkan diri setelah beberapa perwakilan perwakilan organisasi selesai berorasi. Tidak ada satu pun pejabat pemkot yang menemui demonstran.

Sementara itu Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo tidak berada di ruang kerjanya. Diketahui Rudy sedang berstatus cuti kampanye sehingga melaksanakan kegiatan di luar kedinasan. (irw/nik)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia