Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Ganjar: Hasil Seleksi CPNS Klir dan Fair

29 Maret 2019, 19: 57: 07 WIB | editor : Perdana

BERI SEMANGAT: Gubernur Ganjar Pranowo memberikan SK CPNS kepada Hikmat yang merupakan penyandang tunadaksa di halaman kantor gubernur kemarin (29/3).

BERI SEMANGAT: Gubernur Ganjar Pranowo memberikan SK CPNS kepada Hikmat yang merupakan penyandang tunadaksa di halaman kantor gubernur kemarin (29/3). (BAYU WICAKSONO/RADAR SOLO)

Share this      

SEMARANG – Semua pihak yang memenuhi syarat bisa mengikuti seleksi CPNS. Termasuk para difabel. Kemarin (29/3), sebanyak 1.841 orang yang dinyatakan lolos seleksi mendapatkan SK CPNS dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di halaman kantor gubernur. 

Salah seorang penerima SK yakni Mohamad Hikmat. Warga Kampung Cicau RT 3 RW 5 Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi itu merupakan tunadaksa. Untuk berjalan, Hikmat harus menumpangkan tubuhnya ke atas skate board dan mengayunkan kedua tangannya agar bisa berpindah tempat. 

Seperti hendak ke atas panggung untuk menerima SK CPNS dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ucapan selamat dari Ganjar diterima dengan penuh sukacita sambil menahan air mata agar tak membasahi pipinya.

Pria kelahiran Sukabumi 16 Mei 1993 ini akan mengajar di SLB Negeri Batang, Jawa Tengah. Baginya, perjalanan menjadi CPNS tidaklah mudah. 

"Saya tidak banyak berharap. Untuk berjalan saja, saya harus dibantu skate board. Saya hanya pengen tahu saja, bagaimana perjalanan menjadi CPNS itu. Biar mendapat pengalaman," tuturnya.

Ketika menerima pengumuman dan dinyatakan lolos seleksi CPNS, Hikmat mengakui jika pemerintah memberikan perhatian kepada dirinya dan 12 penyandang disabilitas lain yang diterima menjadi CPNS.  

"Tentu saya akan menjaga integritas, nama baik, tidak korupsi, jujur, agar mendapat keberkahan. Selain itu, bisa memotivasi orang lain, untuk tergerak lebih maju," katanya.

Sementara itu, saat memberikan SK kepada Hikmat, gubernur berpesan untuk memiliki semangat dan pantang mundur, menjaga integritas dan tetap mboten korupsi dan mboten ngapusi.

Terkait sarana prasarana, Ganjar mengaku 

sudah berulang kali meminta seluruh gedung perkantoran dan pelayanan publik harus ramah difabel, termasuk pedestrian. Kalangan difabel pun juga dilibatkan dalam proses pembangunan. Misalnya dalam Musrenbangwil Jateng di beberapa wilayah akhir-akhir ini.

Sekadar informasi, total penerima SK CPNS sebanyak 1.841 dari 1.926 total formasi yang dibuka. Mereka terdiri dari tenaga medis, tenaga pendidikan serta fungsional. Ganjar mengatakan para CPNS ini merupakan bibit-bibit unggul aparatur sipil negara (ASN). 

"Mereka adalah energi baru di birokrasi. Ada lebih banyak gurunya. Ada tenaga fungsional dan beberapa tenaga teknis. Dan ada yang dari yang berkebutuhan khusus. Ini kita tunjukkan penerimaannya secara fair. Tadi saya sempat menanyakan apakah ada kolusi, mbayar, yang prosesnya tidak benar. Semuanya klir. Putrane Pak Sekda aja nggak keterima. Ini kita tunjukkan bahwa kita fair," urai Ganjar. 

Ribuan penerima SK tersebut telah melalui berbagai tahapan seleksi dari administrasi sampai uji kemampuan. Setidaknya ada enam tahapan yang harus dilalui para peserta tes CPNS dari pendaftaran hingga pengumuman kelolosan. Yang sering dianggap terberat adalah proses Computer Assisted Test (CAT). Dalam proses CAT tersebut terdapat slot pertanyaan tentang kemanusiaan hingga kebangsaan. (lhr/wa)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia