Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

PAUD Sukoharjo Pecahkan Rekor MURI, 7.622 Ibu-Anak Bikin Celengan

31 Maret 2019, 17: 00: 59 WIB | editor : Perdana

PENYEMANGAT: Penghargaan dari MURI untuk pembuatan celengan oleh ibu dan anak PAUD Sukoharjo.

PENYEMANGAT: Penghargaan dari MURI untuk pembuatan celengan oleh ibu dan anak PAUD Sukoharjo. (RYANTONO P.S/RADAR SOLO)

SUKOHARJO - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sukoharjo memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia dengan membuat celengan dari barang bekas oleh pasangan ibu dan anak usia dini terbanyak kemarin (30/3).

Kegiatan di Gedung PGRI Sukoharjo diikuti sebanyak 7.622 pasangan ibu dan anak. Aktivitas tersebut juga mendapatkan penghargaan dari WALHI Semarang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sukoharjo Darno mengatakan, anak adalah harapan bangsa di masa depan. Untuk itu perlu membentuk karakter yang baik pada mereka. "Seperti karakter religius, nasionalisme, gotong-royong, dan sebagainya," jelasnya.

Menurut dia, pemecahan rekor tersebut sangat baik lantaran memberikan ruang belajar bagi anak. Mereka bisa berpikir kreatif dan inovatif. Yakni membuat barang yang tidak terpakai menjadi celengan.

Bunda PAUD Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, kegiatan mengolah sampah menjadi celengan banyak memiliki manfaat. Salah satunya mengurangi dampak sampah. Termasuk di aliran sungai sehingga mengurangi potensi banjir.

Agenda tersebut juga bisa melatih anak pandai menabung. Apalagi daur ulang sampah menjadi celengan dibuat bersama ibu dan anak. Dengan begitu penanaman pendidikan karakter dari keluarga juga tercapai. "Dibuat bersama anak dan ibu itu menyenangkan . Jadi tertanam karakter pendidikan keluarga," kata dia.

Etik berharap, aktivitas PAUD di Sukoharjo ini menjadi pelopor daerah lainnya. Prestasi tersebut adalah berkat usaha masyarakat Sukoharjo, guru, dan pihak terkait lainnya.

Eksekutif manager MURI Sri Widayati memaparkan, pemecahan rekor MURI dengan membuat celengan tersebut menambah panjang deretan penghargaan yang diterima Kota Makmur.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dispendikbud Sukoharjo Sri Nurngaeni menyebut banyak pihak ikut membantu terwujudnya pemecahan rekor MURI. "Kita dorong anak-anak terus kreatif," ujar dia. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia