Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sragen

Jebol Tembok, 2 Pencuri Gasak Toko Pupuk

01 April 2019, 15: 58: 15 WIB | editor : Perdana

CARI PETUNJUK: Tim identifikasi Polsek Sumberlawang gelar olah TKP kasus pencurian di toko pupuk. Foto kanan, kondisi tembok yang dijebol pencuri.

CARI PETUNJUK: Tim identifikasi Polsek Sumberlawang gelar olah TKP kasus pencurian di toko pupuk. Foto kanan, kondisi tembok yang dijebol pencuri. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Toko pupuk dan alat pertanian Fajar Baru di Dukuh Mbarong, RT 28, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, disatroni maling, Sabtu (30/3) dini hari.

Pelaku masuk ke dalam toko dengan cara menjebol tembok yang berada di bagian belakang. Total kerugian pemilik diperkirakan mencapai Rp 30 juta.  

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian diketahui pemilik toko, yakni Fajar Setiyadi, 38 sekitar pukul 04.00 pagi. Warga Kampung Banyanyar, RT 01 RW 06, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta itu lantas melapor ke Polsek Sumberlawang

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi menjelaskan, tim reserse kriminal masih menyelidiki kasus tersebut. Usai menerima laporan, jajaran polsek setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Satu-satunya petunjuk adalah rekaman CCTV yang terpasang di toko.

”Pelaku masuk ke dalam toko dengan cara menjebol dinding tembok bagian belakang, setelah itu terlihat pelaku yang terekam CCTV berjumlah dua orang,” terang AKP Agus mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan.

Dua pelaku langsung mengobok-obok seluruh isi toko mencari barang berharga. Sejumlah barang yang diambil mulai dari dua monitor komputer, uang tunai sebesar Rp 1 juta dalam bentuk pecahan receh.

Lalu barang dagangan seperti obat pertanian berupa score sebanyak 40 botol, curacron sebanyak 60 botol, clinsher sebanyak 50 botol. Lalu revolver sebanyak 20 botol, ambavin 20 botol, amitc tartop sebanyak 5 botol, regent sebanyak 20 botol, diasenon sebanyak 20 botol dan obat-obatan lainnya

”Atas kejadian itu korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 30 juta. Selanjutnya Polsek Sumberlawang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang AKP Agus.

Jika berhasil ditangkap, pelaku bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman maksimal 5 tahun panjara. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia