alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Kerjakan Ujian Lewat Smartphone, Tak Khawatir Nyontek

02 April 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Perdana

FOKUS: Siswa siswi SMK Citra Medika Sragen mengerjakan soal ujian tengah semester melalui perangkat smartphone milik masing-masing kemarin (1/4). Foto insert, soal yang terlihat di HP.

FOKUS: Siswa siswi SMK Citra Medika Sragen mengerjakan soal ujian tengah semester melalui perangkat smartphone milik masing-masing kemarin (1/4). Foto insert, soal yang terlihat di HP. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Inovasi dalam dunia pendidikan terus berkembang pesat. Salah satunya ujian berbasis smartphone yang mulai diterapkan SMK Citra Medika Sragen, kemarin, (1/4). Aplikasi tersebut diklaim mempermudah dalam pengawasan dan pengolahan data nilai ujian siswa.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Solo, ujian berbasis smartphone SMK Citra Media Sragen tersebut diterapkan untuk 550 siswa baik kelas X dan XI. Para siswa terlihat sibuk dengan gadget-nya masing-masing sambil memperhatikan kertas ujian.

Kepala Sekolah SMK Citra Media Sragen, Nano Priyanto mengaku terinspirasi dari Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hanya saja, perangkat smartphone yang digunakan milik siswa masing-masing, sehingga lebih sederhana dan efektif. Para siswa hanya cukup mendownload aplikasi Epas Citra Medika di Playstore.

Baca juga: Earth Hour Ramada Hotel, Night Hawker Bayar Suka-Suka

”Saat ini ujian tengah semester berbasis smartphone yang digelar sampai 18 April nanti. Jadi soal-soalnya beda dengan satu dan lainnya. Tapi dengan smartphone lebih simpel,” jelas Nano.

Dia menjelaskan, aplikasi ini aman dari perbuatan curang seperti menyontek. Lantaran secara otomatis aplikasi lain seperti browser maupun aplikasi percakapan seperti WhatsApp tidak bisa dibuka sampai waktu ujian selesai.

Pihak sekolah menyediakan 4 titik wifi untuk mempermudah akses. Namun siswa diperbolehkan menggunakan kuotanya sendiri saat ujian.

”Jadi soal ini berbeda sehingga kecurangan juga kecil. Selain itu merekap nilai siswa jadi lebih mudah,” jelas Nano.

Endang Wahyuningsih, siswa XI Farmasi mengaku cukup mudah selama mengerjakan ujian dengan HP. Karena tidak harus menggunakan alat tulis untuk menjawab. ”Tidak perlu coret-coret jawabannya, misal kita ragu, jawabannya bisa diganti tanpa harus mencoret,” jelasnya.

Sementara Siswa XI Keperawatan, Nur Qoriah menyatakan sistem ini menguntungkan. Soal lebih ringkas, sedangkan waktu ujian lebih tertib dan disiplin.

”Tahun kemarin masih menggunakan kertas, tahun ini sudah menggunakan android,” tuturnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news