Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Pemkab Wonogiri Habiskan Rp 3 Miliar untuk Sedot Air

02 April 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

HARUS AHLINYA: Perbaikan pompa air di luweng Songo. Sumber mata air tersebut menjadi salah satu solusi mengatasi kekeringan secara permanen. 

HARUS AHLINYA: Perbaikan pompa air di luweng Songo. Sumber mata air tersebut menjadi salah satu solusi mengatasi kekeringan secara permanen.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Kekeringan menjadi masalah krusial di Wonogiri. Butuh biaya tidak sedikit untuk mengatasinya. Seperti untuk menyedot air dari luweng Songo di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pracimantoro. Pemkab menyiapkan anggaran Rp 3 miliar.

Dana miliaran rupiah tersebut untuk pengembangan jaringan perpipaan. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Wonogiri F.X. Pranata mengatakan, bahwa debit Luweng Songo akan ditingkatkan menjadi  12 liter per detik.

"Saat ini sudah masuk dalam tahap lelang pengadaan barang dan jasa. Secara umum kegiatannya jaringan perpipaan, pembuatan sumur dalam, dan pembangunan embung," katanya, Senin (1/4).

Upaya lainnya adalah pembangunan tambahan intake kapasitas 0,5 liter per detik di Desa Mlopoharjo, Kecamatan Wuryantoro senilai Rp 191 juta. Berlanjut pengembangan jaringan perpipaan SPAM Guwotirto di Desa Guwotirto, Kecamatan Giriwoyo senilai Rp 493 juta, serta pembangunan tambahan mata air kapasitas 1 liter per detik Kelurahan Girikikis, Kecamatan Giriwoyo senilai Rp 944 juta.

Tenaga ahli Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (SEDM) Averrouz Mostavan belum lama ini menerangkan, pihaknya, bekerja sama dengan pemerintah daerah memiliki program pengentasan daerah sulit air melalui pengeboran air 

tanah dalam. 

Pada 2018, Kementerian ESDM telah membuat tiga titik sumur bor di Wonogiri, yakni di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri; Desa Giritontro/Kecamatan Giritontro; dan Desa Glinggang, Kecamatan Pracimantoro.

"Sumur bor tersebut memiliki spesifikasi teknis yaitu kedalaman sumur 

73-125 meter, debit air 1,6 - 2 liter per detik. Setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sebanyak 2.600 jiwa.

Tahun ini, diwacanakan menambah anggaran untuk membangun sekitar lima titik sumur bor. “Masih dalam kajian,” jelasnya. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia