Kamis, 18 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Atlet NPC Bawa Pulang 5 Emas dari Turki

03 April 2019, 18: 30: 59 WIB | editor : Perdana

MEMBANGGAKAN: Tim bulutangkis NPC Indonesia (tengah) meraih lima medali emas di kejuaraan dunia di Turki.

MEMBANGGAKAN: Tim bulutangkis NPC Indonesia (tengah) meraih lima medali emas di kejuaraan dunia di Turki. (Bulutangkis NPC)

Share this      

SOLO - Perjuangan atlet-atlet bulutangkis National Paralympic Committee (NPC) dalam memburu tiket Paralimpiade 2020 Tokyo sungguh luar biasa.

Di ajang Enes Cup Turkish Parabadminton International 2019 di Turki yang berakhir Sabtu(30/3), mereka berhasil membawa pulang lima medali emas, satu perak, dan empat perunggu.

Perolehan itu membawa Suryo Nugroho dkk mendapatkan poin penting untuk menuju Tokyo. Kejuaraan dunia tersebut diikuti 285 atlet dari 41 negara. Kejuaraan ini merupakan ajang kualifikasi menuju ke Paralimpiade 2020 Tokyo.

”Alhamdulillah, ini awal yang bagus bagi kami. Pemain berjuang dengan keras, mengalahkan setiap lawannya. Dan memperoleh hasil maksimal,” jelas pelatih kepala Bulu Tangkis NPC Indonesia, Nurrochman dihubungi Radar Solo kemarin (2/4).

Tim bulutangkis NPC Indonesia diperkuat delapan atlet. Yakni Ukun Rukaendi (kelas SL3), Dwiyoko (SL3), Hari Susanto (SL4), Fredi Setiawan (SL4), Suryo Nugroho (SU5), Deva Anrimusti (SU5), Leani Ratri (SL4), dan Kalimatus Sa’diyah (SL4).

Sementara lima medali emas disumbangkan oleh Deva A (nomor single SU5), Leani Ratri (single SL4), pasangan Leani R dan Hari S (double mix SL3-4SU5). Kemudian pasangan Deva dan Suryo N (double SU5), pasangan Fredy-Dwiyoko (double SL3-4).

Adapun medali perak disumbangkan oleh Suryo N (nomor single SU5). Sedangkan empat medali perunggu disumbangkan oleh Ukun Rukaendi (nomor single SL3), pasangan Khalimatus dan Leani R (double SL3-4-SU5), Khalimatus S (single SL4), dan Fredy Setiawan (single SL4).

”Ini baru permulaan. Masih ada kejuaraan tingkat dunia lagi yang akan kami ikuti. Saat ini kami langsung menuju ke Dubai, Uni Emirat Arab,” imbuhnya.

Di Dubai, mereka akan mengikuti kejuaraan dunia bertajuk Faza Para-Badminton International 2019. Nurrochman memasang target semi final di ajang ini. Sebab, pencapaian itu mampu menambah poin untuk bisa tampil di paralimpiade.

”Jadi setiap pencapaian di kejuaraan dunia yang kita ikuti akan dihitung poinnya. Poin ini nantinya yang menentukan kita lolos ke paralimpiade,”imbuhnya.

Dia menargetkan timnya bisa ikut di delapan kejuaraan tingkat dunia lainnya. Sebab, kualifikasi menuju Paralimpiade 2020 akan berlangsung hingga Maret 2020 mendatang.

”Jadi masih ada kesempatan untuk kumpulkan poin agar lolos,” tandasnya. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia