Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Lapak Baru, PKL Harus Mau Bongkar Pasang  

09 April 2019, 12: 05: 59 WIB | editor : Perdana

TATA TENDA: Bekas lapangan voli Kota Barat yang menjadi pusat kuliner baru.

TATA TENDA: Bekas lapangan voli Kota Barat yang menjadi pusat kuliner baru. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pusat kuliner Kota Solo bertambah.  Besok, Rabu malam (10/4), Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo bakal meresmikan bekas lapangan voli Kota Barat untuk ditempati 43 pedagang kaki lima eks Jalan Dr. Moewardi.

"Sebelumnya, PKL ada 48 orang. Kini tersisa 43 orang. Mereka yang mundur karena tidak sanggup mengikuti aturan berjualan dengan sistem bongkar pasang," jelas Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan (Didag) Surakarta Didik Anggono pada Jawa Pos Radar Solo, Senin (8/3).

Ya, PKL yang menempati lokasi strategis tersebut harus bersedia menaati aturan pemkot. Di antaranya membongkar kembali tenda setelah digunakan berdagang pada malam hari. Sebab, siangnya, lokasi tersebut digunakan untuk parkir.

 "Satu pedagang dapat lahan seluas 3 meter persegi. Mereka sudah nomor lapak, sehingga saat peresmian sudah menata barang jualannya di tenda yang sudah disiapkan," kata dia.  

Salah seorang PKL, Suwarno berharap, lokasi baru tersebut mampu menarik minat masyarakat mencicipi aneka kuliner. "Sebelumnya kami menolak menempati kawasan itu karena selalu becek saat hujan. Karena itu, penataan ini bisa membuat pengunjung nyaman,” terangnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia