Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Dorong Swasta Serahkan HGB Vastenburg

10 April 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Perdana

BANGUNAN LAWAS: Pengelolaan gedung Bank Danamon di kawasan cagar budaya Benteng Vastenburg diserahkan ke pemkot.

BANGUNAN LAWAS: Pengelolaan gedung Bank Danamon di kawasan cagar budaya Benteng Vastenburg diserahkan ke pemkot. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mendorong pihak swasta pemegang hak guna bangunan (HGB) kawasan Benteng Vastenburg untuk menyerahkannya ke pemerintah. Itu guna menjaga kelestarian lahan dan bangunan cagar budaya.

Demikian dikatakan wali kota saat menerima penyerahan lahan dan bangunan yang selama ini digunakan Bank Danamon di kawasan Benteng Vastenburg, Selasa (9/4). Bangunan di atas lahan seluas 1.764 meter persegi itu berada di kawasan cagar budaya sehingga perlu perlakuan khusus.

"Semua lahan Vastenburg ini berstatus hak guna bangunan. Mudah-mudahan pemegang HGB lainnya juga bisa segera menyerahkan hak pemanfaatan lahannya kepada kami," ungkapnya kemarin.

Sebagai informasi, lahan Benteng Vastenburg terdiri dari sembilan HGB dan sebagian di antaranya sudah dikelola pemkot atas izin pemilik. Pengelolaan itu dilakukan sebagai upaya akuisisi Vastenburg sebagai kawasan cagar budaya sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Nantinya bangunan Bank Danamon akan digunakan sebagai kantor Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan. Setelah ini akan dicek dulu kondisi bangunannya, termasuk melakukan perbaikan jika ada kerusakan," urainya.

Direktur Bank Danamon Herry Hykmanto menjelaskan, penyerahan kepemilikan lahan dan bangunan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap keberadaan bangunan cagar budaya.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari pelestarian kawasan historis ini selama Iebih dari dua dekade. Kami percaya bangunan dan kawasan tersebut akan terus berkembang dalam pengelolaan Pemerintah Kota Surakarta, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Tengah bahkan Indonesia,” ujar Herry Hykmanto di sela-sela acara penyerahan kepemilikan lahan dan bangunan kepada pemkot sekaligus peresmian kantor cabang baru.

Bangunan Bank Danamon yang terletak di kawasan Bundaran Gladak mengadopsi model klasik dengan arsitektur bergaya art deco. Danamon sendiri beroperasi kali pertama pada Mei 1997. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia