Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Nobar Liga Champion Benar-Benar Menegangkan

11 April 2019, 23: 26: 49 WIB | editor : Perdana

KOMPAK: Komunitas United Indonesia dan Indo Barca nobar laga Manchester United vs Barcelona di Hotel Novotel.

KOMPAK: Komunitas United Indonesia dan Indo Barca nobar laga Manchester United vs Barcelona di Hotel Novotel. (BASKORO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Super Soccer bekerja sama dengan United Indonesia Solo dan Indo Barca Chapter Solo menggelar acara nonton bareng (nobar) partai Manchester United (MU) melawan Barcelona di Hotel Novotel Solo, kemarin (11/4). Ratusan fans kedua klub tersebut hadir menyemarakkan pertandingan, yang aslinya digelar di Stadion Old Trafford, Inggris tersebut.

Jika bicara hasil, anak-anak Indo Barca pulang dengan wajah lebih ceria ketimbang United Indonesia. Hal ini tentu tak bisa dipungkiri, jika kita melihat hasil akhir yang menunjukkan Lionel Messi dkk sukses menang 1-0 atas MU.

”MU ketika bermain di kandang sendiri, sepertinya beban besarnya lebih terasa ketimbang away. Kalau main away malah bisa lepas sekali, tapi entah kenapa kalau main di Old Trafford seperti beban besar ada di pundak mereka,” terang salah satu anggota United Indonesia, Andy Chester kepada Jawa Pos Radar Solo di sela-sela nobar digelar.

Dirinya tetap sadar yang tim kebanggaannya lawan bukan tim kacangan. Barcelona punya historis yang kuat jika bicara Liga Champions.  Lima piala juara Liga Champions terpajang di Museum Barcelona. MU bahkan  dua kali menjadi korban Barca di partai puncak. Yakni di musim 2008/2009 (0-2), dan 2010/2011 (1-3). Selain itu Blaurgrana (julukan Barcelona) menjadi juara di musim 1991/1992, 2005/2006, dan 2014/2015.

”Kami sangat yakin untuk bisa mengalahkan MU dan lolos ke fase berikutnya. Kalau ditanya target, jelas kami optimistis untuk bisa melihat Barcelona juara musim ini,” terang salah satu anggota Indo Barca Chapter Solo, Ignatius Ocvantheo.

Tiga musim terakhir, tahta juara Liga Champions selalu diraih oleh Real Madrid. Ironisnya, kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus malah membuat performa Madrid langsung anjlok. Tak hanya terjegal di babak 16 Besar dari Ajax Amsterdam. Di kompetisi lokal, Barcelona yang ada di puncak klasemen unggul  13 poin dari Madrid yang tertahan di posisi ketiga.

Barcelona tentu berharap musim ini bisa sampai bertanding di Madrid, yang akan jadi venue final Liga Champions musim ini. ”Kami optimistis bisa lolos terus, apalagi komposisi musim ini benar-benar sangat komplet,” ujarnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia