Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Lulusan UNISRI Siap Bersaing di Dunia Kerja 

12 April 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

PEMBEKALAN: Pelatihan Kepribadian di auditorium kampus UNISRI.

PEMBEKALAN: Pelatihan Kepribadian di auditorium kampus UNISRI. (UNIVERSITARIA)

SOLO – Mayoritas fresh graduate gagal di tahap wawancara saat rekrutmen pekerjaan. Itu bisa disebabkan mereka mengabaikan tahap tersebut. Padahal, tahap wawancara sangat menentukan seseorang diterima di sebuah perusahaan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Sutoyo menegaskan, lulusan UNISRI harus mempersiapkan diri dengan matang agar dapat mengalahkan kompetitor dari universitas lain di dunia kerja.

"Karena kompetitor mulai sedikit saat tahap wawancara. Yang berhasil lolos pun juga sedikit. Maka perlu persiapan matang. Cari tahu karakter perusahaan. Perhatikan penampilan. Dan jangan lupa, datang tepat waktu. Itu penting sekali," imbaunya kepada calon wisudawan UNISRI dalam kegiatan Pelatihan Kepribadian di auditorium kampus setempat, kemarin.

Kendala lainnya, fresh graduate banyak tidak terserap di dunia kerja lantaran memilih-milih jenis pekerjaan yang diinginkan. Sutoyo menekankan agar calon wisudawan menghindari sikap tersebut. Sebab ini akan menyulitkan mereka mendapatkan pekerjaan.

"Diterima di pekerjaan apapun, dijalani dulu. Baru bisa menentukan cocok atau tidak. Yang penting memiliki pengalaman bekerja terlebih dahulu," sambungnya.

Sutoyo berharap para calon wisudawan mulai menumbuhkan jiwa pejuang sebelum benar-benar terjun di dunia kerja. Jiwa pejuang yang dimaksud adalah menjemput bola mencari informasi berkaitan tentang lowongan pekerjaan. Tidak hanya pasif menunggu datangnya tawaran pekerjaan. "Selain tetap semangat, kalian juga harus melatih kepekaan terhadap peluang yang ada," imbuhnya.

Ketua Panitia Pelatihan Joko Hartono menambahkan, melalui kegiatan ini calon wisudawan UNISRI dibekali dengan skill nonakademik. Yakni kepribadian dan kemampuan bersolek agar berpenampilan menarik dalam memasuki dunia kerja.

"Selama duduk di bangku kuliah mereka telah mendapatkan ilmu akademik. Padahal mereka juga membutuhkan ilmu nonakademik untuk mengimbangi kemampuan mereka," katanya.

Joko menggandeng salah satu brand kosmetik untuk melatih kemampuan make-up bagi calon wisudawati. Sementara calon wisudawan, mereka dibimbing cara grooming yang baik. "Kami berharap wisudawan UNISRI siap memasuki dunia kerja dengan bekal yang telah kami berikan," tandas dia. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia