Kamis, 18 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Temukan Warga Miskin Stroke, Ganjar: Saiki Gowo Rumah Sakit!

12 April 2019, 19: 16: 57 WIB | editor : Perdana

Atas perintah Ganjar, Muhtar yang menderita stroke langsung dibawa ke rumah sakit

Atas perintah Ganjar, Muhtar yang menderita stroke langsung dibawa ke rumah sakit

Share this      

JEPARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Batealit RT17/04 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara. Saat memberi bantuan, tak sengaja Ganjar menemukan seorang bapak bernama Muhtar, 65, yang terkena stroke. 

Bapak tersebut belum dibawa ke rumah sakit lantaran terkendala biaya. Seketika itu, Ganjar langsung memerintahkan agar pihak keluarga membawa Muhtar ke rumah sakit. Ganjar langsung meminta ajudannya untuk mencarikan ambulans terdekat dan membawa Muhtar berobat ke rumah sakit.

"Ayo saiki gowo ning rumah sakit (ayo sekarang bawa ke rumah sakit, Red). Masalah biaya dipikir belakangan, sudah punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) kan?" kata Ganjar.

Awalnya, Ganjar datang ke salah satu rumah warga Batealit bernama Ali Maftukhin. Di rumah itu, Ganjar ingin memberikan bantuan renovasi RTLH kepada Ali karena rumahnya belum layak huni.

Selain memberi bantuan RTLH, kedatangan Ganjar ke rumah Ali juga ingin menengok anak Ali, Sara Asyka Larasati yang menderita penyakit jantung bocor. Asyka yang baru berusia 14 bulan itu harus dioperasi.

Setelah memberi bantuan RTLH dan hendak melanjutkan perjalanan, Ganjar diserbu warga untuk bersalaman dan berfoto bersama. Saat itu, tidak sengaja ada salah satu warga yang mengatakan jika orang tua Ali Maftukhin juga sedang sakit parah.

"Itu bapaknya juga sakit, Pak. Kena stroke. Sudah empat bulan, tapi belum diperiksa ke rumah sakit," lapor warga.

Mendengar itu, Ganjar langsung masuk ke dalam rumah Muhtar yang berdempetan dengan rumah Ali. Di dalam rumah itu, Ganjar melihat Muhtar yang tergeletak di ranjang karena tidak bisa berjalan.

"Mas iki bapake sampeyan, wis saiki digendong, gowo rumah sakit. Gowo KTP sama KK nya, biar didampingi dari bidan desa," kata Ganjar.

Ganjar meminta warga untuk saling memperhatikan keluarga dan tetangga. Jika ada yang sakit, warga diminta untuk saling membantu pengobatan ke rumah sakit.

"Nah ini kebetulan ketahuan. Mudah-mudahan segera ditangani, cepat sembuh dan semoga ini menjadi Jumat berkah bagi keluarga Pak Ali ini. Ndilalah ini ambulans sudah siap, puskesmas sudah siap, dokternya juga sudah siap. Jadi, benar-benar berkah," ucap Ganjar diamini oleh warga dengan kompak.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Ganjar memberikan bantuan dua unit RTLH kepada warga Jepara. Bantuan pertama diberikan kepada keluarga Endi Ribowo di Desa Ngabul Jepara. Sementara, bantuan RTLH kedua diberikan kepada Ali Maftukhin.

Sebelumnya, Ganjar menyerahkan bantuan Gubernur Tahun 2019 untuk perseorangan/lembaga penerima bantuan se-Kabupaten Jepara Tahun 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Jepara. Bantuan yang diserahkan antara lain untuk peningkatan jalan, penataan obyek wisata, beasiswa, rehab RTLH hingga bantuan keuangan pada 239 desa.

Pada rangkaian roadshow, Ganjar juga menyerahkan insentif pada guru ngaji di Kabupaten Jepara. Sebanyak 11.758 orang guru ngaji menerima insentif yang diserahkan di Ponpes Roudlotul Mubtadiin Balekambang. Tak hanya di Jepara, insentif tersebut sebelumnya juga diserahkan kepada guru ngaji di Kota Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang, Purworejo, Banyumas, Banjarnegara, Kendal, Batan dan Tegal. (bay/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia