Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Bikin Ngakak, Pertanyaan Polos Pasien saat Sosialisasi Pemilu di RSJD

12 April 2019, 22: 12: 48 WIB | editor : Perdana

Bikin Ngakak, Pertanyaan Polos Pasien saat Sosialisasi Pemilu di RSJD

SOLO – Sosialisasi pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo kepada para pasien di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin Surakarta hari ini (12/4), penuh gelak tawa. Betapa tidak, dengan alasan kasihan, ada pasien yang tidak mau mencoblos hanya satu calon presiden (capres).

Sosialisasi perlu dilakukan karena berdasarkan daftar pemilih tambahan (DPTb), ada 77 pasien RSJD yang memiliki hak suara dalam pemilu 17 April mendatang. Namun, sosialiasi di tempat ini cukup berbeda dengan tempat lain. Petugas mesti menghadapi pertanyaan-pertanyaan polos pasien yang mampu mengundang gelak tawa.

Misalnya, salah seorang pasien pria ternyata punya pemikiran berbeda terkait pencoblosan. "Jangan dicoblos, bukan muhrim," kata pasien pria tersebut.

Sontak saja, kalimat itu memancing gelak tawa semua. Sementara pasien lain meminta saran kepada para petugas terkait siapa yang mesti dipilih. Petugas KPU kemudian meminta agar pasien itu mencoblos peserta pemilu yang dia kenal. Namun, jawaban pasien justru membuat petugas kembali tertawa. 

”Saya kenalnya cuma satu saja. Lha yang lain gimana? Kasihan kalau tidak dicoblos,” ujar pasien itu.

Meski penuh canda tawa, sosialisasi berlangsung dengan baik. ”Kami mengenalkan lima surat suara. Kan ada penduduk Solo, Sukoharjo, Klaten. Kalau Solo misalnya, walaupun menggunakan A5 berhak menggunakan lima surat suara. Kalau dari Sukoharjo dapatnya empat surat suara,” ucap Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jebres Murjioko. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia