Minggu, 21 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Jembatan di Sragen Putus Total, Distribusi Logistik Pemilu Terganggu

14 April 2019, 19: 39: 32 WIB | editor : Perdana

Warga bergotong royong membuat jembatan darurat di dekat jembatan yang roboh.

Warga bergotong royong membuat jembatan darurat di dekat jembatan yang roboh.

SRAGEN – Cuaca buruk mengakibatkan jembatan penghubung antardukuh di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri putus total Sabtu pada (13/4). Putusnya jembatan lantaran hujan deras itu membuat warga harus mengambil jalan memutar 6 km dan melintasi wilayah Kemusu, Boyolali.

Warga desa setempat Juyanto, 60, menyampaikan,  jembatan yang menghubungkan Dukuh Sumberejo dengan Dukuh Gondanglegi sudah berusia sekitar 15 tahun. Jembatan memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan  ketinggian 6 meter dari sungai.

"Akses lalu lintas antardusun terputus total. Kami sudah mengecek ke lokasi untuk perbaikan. Kami membuat jembatan darurat,” jelasnya Minggu (14/4).

Dampak dari jembatan putus di Desa Gilirejo Baru itu mengganggu akses bagi para siswa yang sekolah di SDN Gilirejo 4 dan SMPN 3 Satu Atap Sragen.

”Jembatan ini jadi jalur utama para siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah,” terangnya.

Kades Gilirejo Baru Hartono menuturkan, putusnya jembatan juga akan berdampak pada distribusi logistik pemilu. Padahal, ada lima tempat pemungutan suara (TPS) dan sekitar 1.000 warga yang terdampak. 

”Hari ini memang dibuat jembatan darurat dari bambu, tapi hanya untuk pejalan kaki memfasilitasi anak sekolah dan petani. Tidak mungkin untuk kendaraan, apalagi roda empat,” terang Hartono. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia