Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Jelang Coblosan, Setengah Hari Muncul 70 Berita Hoax di Jateng

16 April 2019, 20: 37: 46 WIB | editor : Perdana

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum (jilbab cokelat) bersama tim berkunjung ke kantor Bawaslu Surakarta

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum (jilbab cokelat) bersama tim berkunjung ke kantor Bawaslu Surakarta

SOLO – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah mendeteksi ada peningkatan kemunculan berita hoax selama kampanye, terutama sepekan jelang pencoblosan. 

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum menuturkan, ada peningkatan sekitar 23 persen hoax yang tersebar di media sosial dibandingkan hari-hari biasa. Kabar hoax itu terkait isu-isu berbau politik.

”Untuk hari ini rekap terakhir ada sekitar 70 berita hoax yang kita deteksi, bisa menyentuh SARA (suku, agama, ras, antargolongan) dan lainnya. Ada pula yang menyerang sosok,” ucap Riena di sela-sela kunjungan di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surakarta hari ini (16/4).

Diungkapkan Riena, pihaknya telah meningkatkan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu untuk memberantas hoax selama masa kampanye. Setidaknya, saat ini ada tiga upaya untuk menangkal penyebaran hoax yang kian masif.

Dimulai dari menggencarkan digitalisasi literasi, menghapus akun-akun penyebar hoax di media sosial, hingga melaporkan kepada aparat penegak hukum. “Kominfo sudah membuat akun lambe hoax untuk menanggulangi penyebaran berita bohong. Kita tidak perlu takut lagi, karena kita punya feeling, hati nurani untuk terus mencermati penyebarannya,” tegas Riena.

Di sisi lain, Diskominfo Jawa Tengah juga melakukan pemantauan langsung terhadap jalannya proses demokrasi di Solo. Pihaknya kemarin mendengarkan potensi-potensi pelanggaran yang munkin terjadi di Kota Bengawan. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia