Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Features

Siapa Lolos Senayan dari Dapil Neraka?

17 April 2019, 09: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Siapa Lolos Senayan dari Dapil Neraka?

TIDAK hanya pertarungan capres dan cawapres, pemilu kali ini juga akan menentukan hidup mati bagi calon anggota legislatif (caleg) agar lolos ke parlemen. Terutama pertarungan caleg DPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Jateng (Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri) dan Dapil V Jateng (Solo, Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo).

Dua dapil ini bisa disebut dapil neraka. Pasalnya, kandidat incumbent kembali bertarung di posisi sama. Sementara pendatang baru juga tidak bisa dianggap sebelah mata. Untuk dapil IV akan memperebutkan tujuh kursi, sementara dapil V memiliki kuota delapan kursi.

Caleg incumbent di dapil IV seperti Bambang Wuryanto (PDIP), Agustina Wilujeng (PDIP), Endang Maria Astuti (Partai Golkar), Hamid Noor Yasin (PKS) dan Laila Istiana (PAN) akan menghadapi penantang baru yang tangguh. Seperti Ketua DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono, mantan Bupati Wonogiri Danar Rahmanto dan mantan Bupati Sragen Agus Fatchurrahman serta mantan Wakil Bupati Karanganyar Paryono.

“Masyarakat itu sekarang sudah cerdas dan melek politik. Saya tidak ada kekhawatiran sedikitpun. Kami (PDIP) optimistis akan meraih tiga kursi dari dapil IV,” tegas Caleg DPR RI dari PDIP Paryono.

Optimisme sama juga diungkapkan artis Afdal Yusman yang kali ini maju dari dapil IV Partai Nasdem. “Setelah hampir satu tahun kami berjuang dan terjun langsung ke masyarakat, saya yakin kami punya ikatan kuat dengan mereka,” terang Afdal.

Aktor yang bermain dalam serial Angkling Darmo ini juga percaya bahwa KPU dan Bawaslu akan mengawal pelaksanaan pemilu serentak ini.

Sementara di dapil V yang dihuni para incumbent seperti Puan Maharani (PDIP), Alfia Reziani (PDIP) Aria Bima (PDIP), Rahmad Handoyo (DDIP), Endang Sukarti (Partai Golkar), Bambang Riyanto (Gerindra), Mohamad Toha (PKB), Mohammad Hatta (PAN) dan Abul Kharis Almasyari (PKS). Mereka akan berhadapan dengan debutan di antaranya Henry Indraguna (Perindo), Eva Yuliana (Nasdem), dan Tugiman (PKS).

Henry Indraguna sudah menyerahkan semua keputusan kepada masyarakat di Dapil V Jawa Tengah. Karena segala upaya sudah dilakukan untuk mengadakan kegiatan sosialisasi. Mulai pemasangan alat peraga kampanye,  bazar sembako murah, pengobatan gratis, fogging sampai pegelaran musik dan wayang kulit.

“Saya sudah berusaha untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dapil V secara maksimal. Kalau memang saya ditakdirkan untuk menjadi wakil rakyat, maka saya akan  terpilih mewakili masyarakat Solo, Klaten, Boyolali dan Sukoharjo. Kalau memang  masyarakat belum menghendaki saya ikhlas,” ungkapnya.

Dia menambahkan, apa yang telah dilakukan selama ini tidak pernah disesali. Henry senang sudah memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.  Dia rela mengorbankan banyak waktu, tenaga, fikiran selama enam bulan terahir untuk masyarakat di dapil V.

“Banyak pelajaran yang saya dapat selama berada di dapil V ini. Termasuk mengajak keluarga saya untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian,” imbuhnya.

Sementara Alfia Reziani sebagai caleg incumbent saat ini masih menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI dengan blusukan ke desa-desa dalam pengawasan program-program pemerintah.

“Saya sampai saat ini masih menjadi wakil rakyat di DPR RI. Jadi kewajiban saya masih tetap harus saya jalankan untuk  melayani masyarakat,” ungkapnya.

Alfi mengungkapkan, selama tiga tahun menjadi anggota DPR RI sudah banyak program yang dikawal hingga sampai ke masyarakat. Mulai dari pembangunan jembatan di kawasan rawan bencana, bantuan modal untuk kelompok usaha, sosialisasi Undang- Undang KDRT  hingga sosialisasi empay pilar. “Kalau saya dipercaya lagi, saya akan bekerja optimal,” ujarnya. (rud/oh/bun)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia