Jumat, 19 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Klewer Lengang, Mal Banjir Pengunjung

18 April 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Perdana

SEPI: Mayoritas kios di Pasar Klewer tutup kemarin. Tidak sedikit calon konsumen yang kecele. Terutama dari luar kota.

SEPI: Mayoritas kios di Pasar Klewer tutup kemarin. Tidak sedikit calon konsumen yang kecele. Terutama dari luar kota. (SERAFICA GISCHA PRAMESWARI/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Tidak seperti biasanya, pada hari H coblosan pemilu kemarin (17/4), Pasar Klewer yang supersibuk dengan aktivitas perdagangan, nyaris tidak ada kegiatan berarti. Mayoritas los dan kios tutup. Begitu pula di Pasar Legi.

Kondisi berbeda ditemui di mal. Tempat ini dibanjiri pengunjung meskipun jam buka lebih siang. Mereka memanfaatkan hari libur pemilu untuk refreshing bersama keluarga.  

Salah seorang pedagang Pasar Legi Maryani menerangkan, banyak pedagang sengaja libur jualan karena ingin nyoblos. “Sejak kemarin (Selasa 16/4, Red) sudah berniat mau meliburkan diri. Imbauannya kemarin memang disuruh libur. Kalau pun mau buka, yang penting nyoblos dulu,” terangnya. 

Maryani membuka kios lebih siang dari biasanya. Sekitar pukul 09.00. Itu karena dirinya bersama keluarga mengutamakan untuk mencoblos. Serupa dilakukan pedagang lainnya Rustini. Meskipun tahu bakal sepi pembeli, dia tetap membuka kiosnya karena tak ingin mengecewakan pelanggan. 

Kondisi sama terlihat di Pasar Klewer. Mayoritas kios di pusat sandang tersebut tutup. Ini menyebabkan pembeli kecele. Terutama mereka yang berasal dari luar kota. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Surakarta Subagiyo menegaskan, pada hari coblosan pemilu, pemkot tidak akan meliburkan pasar tradisional. Sebab, aktivitas pasar menjadi bagian pelayanan masyarakat.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Solo di Solo Grand Mall (SGM), pusat perbelanjaan itu baru beroperasi sekitar pukul 11.00 untuk memberikan kesempatan karyawan menggunakan hak suaranya. Begitu akses parkir dan pintu mal dibuka, pengunjung langsung berdatangan. 

“Kondisi mal penuh. Parkiran basement yang seharusnya untuk beberapa mobil, kita terpaksa alihkan sebagai parkir motor. Pengunjung naik 100 persen dibandingkan hari bisanya,” jelas Public Relation SGM Ni Wayan Ratrina Ina.

Menurutnya, jumlah pengunjung kemarin persis saat libur panjang. Yakni mencapai sekitar 25 ribu orang. Salah satu faktornya, lanjut Ratrina, banyak promo yang diberikan tenant. Seperti Ow My Plate yang memberikan free lemon tea atau ice tea, kemudian Bread Talk, Tong Tji dan J.Co juga memberikan harga khusus untuk beberapa produknya. 

Keramaian pengunjung juga terlihat di Solo Paragon Lifestyle Mall. Hampir di semua tenant kuliner, baik food factory maupun food walk dipadati konsumen. Chief Marcom Manager Solo Paragon Lifestyle Mall Veronica Lahji menuturkan, kenaikan mencapai sekitar 200 persen.

Beragam promo juga diberikan tenant, seperti program buy one get one, dan lainnya. “Kita sudah antisipasi dengan berbagai strategi. Seperti penambahan beberapa kebutuhan toilet, kemudian staf cleaning service, memaksimalkan security di mal. Selain pemilu, ini kan juga masa long weekend,” urai dia. (gis/wa

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia