Selasa, 15 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Libur Sehari Pemilu, Denyut Perekonomian Stabil

19 April 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Libur Sehari Pemilu, Denyut Perekonomian Stabil

SOLO – Pasar Klewer, pusat sandang terbesar di Jawa Tengah dan sejumlah pasar tradisional di Kota Solo pilih libur sehari pada pemilu, 17 April kemarin. Kendati demikian denyut nadi perekonomian tetap stabil. Mengingat aktivitas perdagangan, khususnya di Pasar Klewer tetap berjalan via online.

Kepala Pasar Klewer Stephanus Edi Murdiarso mengatakan, pihaknya tutup sehari atas permintaan pedagang. Ingin ikut merayakan pesta demokrasi dengan memberikan hak suaranya. 

”Libur pun, pedagang masih ada transaksi kok. Terkait perputaran uang di Pasar Klewer, per hari bisa mencapai Rp 10 miliar. Hari ini (kemarin) aktivitas sudah kembali normal. Apalagi ini ada long weekend juga. Jadi pedagang pilih mempersiapkan itu,” kata Edi kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (18/4).

Pedagang Pasar Klewer Sri Purwaningsih mengaku tidak merugi libur sehari. Malahan banyak pelanggannya order via WhatsApp atau media sosial lainnya. Sehingga barang tinggal dikirim dan uang tinggal ditransfer.

”Pemilu momentum yang sangat penting untuk masa depan bangsa. Apalagi hanya sekali dalam lima tahun. Sebagai warga negara yang baik ya harus ikut berpartisipasi,” bebernya.

Marketing Communication Manager Pusat Grosir Solo (PGS) S. Yuswandari mengaku juga tutup sehari saat pemilu. Sempat ada usulan buka mulai pukul 13.00 WIB. Namun ditolak karena biasanya jam ramai pengunjung sudah terjadi sejak pukul 11.00 WIB.

”Pemilik kios kebanyakan memiliki karyawan dan pilih mencoblos. Tidak efektif kalau jam bukanya hanya sebentar. Lagi pula semua orang sedang euforia mencoblos,” ujar Yuswandari.

Sekretaris Apindo Solo Wahyu Hariyanto menyebut libur sehari saat pemilu tidak bisa jadi patokan. Apakah suatu perusahaan mengalami kerugian atau tidak. ”Kita harus sama-sama mengawal dan menyambut pesta demokrasi dengan datang ke TPS. Saya justru salut kepada teman-teman pengusaha yang akhirnya memberikan jatah libur kepada karyawannya,” tandasnya.

Apindo bnerharap siapa pun presiden yang terpilih, mampu mengawal situasi dan kondisi yang kondusif. Mulai menata kembali perekonomian yang sempat terpecah karena ada beberapa kubu. Para pengusaha juga harus move on, mengesampingkan politik. ”Bersatu demi perekonomian Indonesia yang lebih baik dan maju,” ucapnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia