Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri
Caleg Diracun Tikus

Setelah Meracun, Tersangka Jual Mobil Caleg

20 April 2019, 17: 37: 59 WIB | editor : Perdana

Setelah Meracun, Tersangka Jual Mobil Caleg

WONOGIRI – Predikat raja tega layak disematkan kepada NK, 41, warga Kaloran, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri Kota yang menjadi tersangka pembunuh anggota DPRD Sragen sekaligus calon anggota legislatif (caleg) Partai Golkar Sugimin. 

Sebab, setelah meracuni Sugimin sebanyak tiga kali menggunakan kapsul obat diare yang diisi racun tikus, NK menjual mobil Isuzu Panther seri Grand Touring nomor polisi AD 9210 RE milik korban senilai Rp 98 juta.

“Transaksi dan DP (down payment)-nya dilakukan Senin malam (15/4). Sedangkan transaksi jual belinya Selasa siang (16/4). Sorenya, tersangka kita panggil dimintai keterangan, pengembangan dari keterangan M, ayahnya (tersangka)," papar Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kasat Reskrim AKP Aditia Mulya kemarin. 

Antara tersangka dan korban, imbuh Adit, memiliki hubungan yang rumit. Kasat reskrim enggan mempublikasikan hubungan keduanya dengan pertimbangan menyangkut aib seseorang yang sudah meninggal.

"Hubungan mereka sudah lama. Masing-masing sudah punya pasangan resmi. Yang namanya hubungan sudah lama, aset tersangka juga banyak dijadikan agunan oleh korban. Ya bagaimana ya menjelaskannya, ini aib orang. Karena hubungan itu, ada sakit hati. Terjadilah meracuni itu," urai dia.

Polres Wonogiri masih mempertimbangkan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut. Termasuk status M, 66, ayah NK yang memberikan keterangan palsu terkait kematian Sugimin. "M ini hanya disuruh NK untuk membuat laporan ke polisi," katanya.

Ditambahkan Aditia, awalnya NK meminta M menjemputnya di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Selasa dini hari (16/4). Tiba di rumah sakit, M mengetahui bahwa Sugimin sudah meninggal dunia. 

Sekitar pukul 03.00, M melapor ke polisi seolah-olah menemukan korban di gang antara Mako Satlantas dan SMPN 1 Wonogiri. "Kita pertimbangan kemanusiaan dan sosial. jadi belum ada tersangka baru. NK melakukan aksinya sendirian. Bapaknya tidak terlibat," ungkap Aditia.

Polisi akan menjerat NK dengan pasal 480 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Barang bukti yang diamankan yakni sebuah dompet warna hitam milik Sugimin, satu saset obat diare isi dua kapsul dan mobil Isuzu Panther AD 9210 RE. 

Sementara itu, NK yang dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Wonogiri dalam kondisi baik. Itu diungkapkan Kepala Keamanan Rutan Wonogiri Agus Susanto mewakili Kepala Rutan Urip Dharma Yoga.

NK ditempatkan di blok wanita bersama 12 tahanan lainnya. Tersangka tidak melewati tahap karantina karena tidak ada tempatnya. "Kalau wanita bloknya juga sudah terpisah (dengan tahanan lain, Red). Dikarantina malah tidak ada temannya. Isinya tahanan laki-laki semua," beber Agus. Sejak dititipkan di rutan, Rabu (17/4), belum ada pihak keluarga yang menjenguk NK. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia