Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Sambut Lebaran, Pesanan Grosir Sandang Turun

22 April 2019, 15: 05: 59 WIB | editor : Perdana

SEPI: Suasana kios sandang di Pasar Klewer.

SEPI: Suasana kios sandang di Pasar Klewer. (SERAFICA GISCHA P/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Memenuhi kebutuhan sandang di Hari Raya Idul Fitri, sejumlah pedagang mulai menambah stok untuk memenuhi permintaan. Namun, beberapa pedagang grosir mengaku gairah tahun ini sedikit lesu. Dibandingkan jelang Lebaran tahun lalu.

Pedagang Pasar Klewer Armen mengatakan, biasanya satu atau dua bulan jelang Lebaran, sudah banyak pembeli grosiran berdatangan. Namun sejauh ini masih sepi. Dia merasakan adanya penurunan pesanan hingga 50 persen.

”Dulu omzet bisa mencapai Rp 50 juta per hari jelang puasa dan Lebaran. Karena banyak tengkulak atau pedagang grosir yang sudah mulai belanja kebutuhan. Sekarang Rp 10 juta per hari saja susah. Harapannya nanti masuk bulan puasa, banyak yang datang. Mungkin juga ini sedang pemilu,” kata Armen kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (18/4).

Hal serupa juga dirasakan Puji Astuti. Pedagang di Kios Blok DD 018 ini juga mengaku sepi pesanan. Biasanya bisa menjual 3-4 kodi per hari untuk kebutuhan puasa dan Lebaran. Namun sekarang sulit menjual 1-2 kodi saja per hari. Dia mengaku banyak pelanggan yang masih menunggu pesta demokrasi selesai. ”Biasanya sebulan sebelum puasa, sudah banyak pendagang dari luar Jawa yang berdatangan,” bebernya.

Sementara untuk kebutuhan sajadah dan mukena, mengalami penmingkatan pemesanan sejak akhir Maret. Mayoritas diborong pedagang dari luar Jawa. Pemesanan melalui media sosial. ”Omzet tidak menentu, tetapi 1-2 kodi per hari bisa terjual. Pesanan grosir semakin mendekati puasa semakin tinggi. Nanti kalau sudah memasuki puasa, biasanya sepi. Lebih ke retail yang beli,” papar pedagang Pasar Klewer lainnya Sri Purwaningsih. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia