Minggu, 26 May 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Persis Belum Menentukan Starting Line Up

23 April 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

THE SNIPER: Pemain baru Persis Solo, Hapidin yang musim lalu bermain untuk Persiraja Banda Aceh dan Persibat Batang.

THE SNIPER: Pemain baru Persis Solo, Hapidin yang musim lalu bermain untuk Persiraja Banda Aceh dan Persibat Batang. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Sudah 22 hari Persis Solo membangun kerangka timnya. Ada 22 pemain yang sudah merapat, 20 diantaranya sudah pasti jadi bagian dari Laskar Sambernyawa di Liga 2. Dua pemain yang sebelumnya berstatus trial, besar kemungkian jadi bagian dari tim. 

Baik Aji Bayu Putra dan Dwi Cahyono, sudah menjalani fase negosiasi kontrak. Jika deal, dua mantan penggawa Persiba Balikpapan ini dipastikan akan berseragam Persis musim ini.

Ditanya soal komposisi tim apakah sudah menemukan starting line up impiannya, coach Agus Yuwono (AY) ternyata masih geleng-geleng kepala. 

”Masih butuh waktu untuk menentukannya. Saya butuh banyak laga uji coba untuk melihat siapa yang pantas bermain sebagai pemain inti. Yang pasti dari sisi kualitas seluruh pemain merata,” terang pelatih Persis Solo ini kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Apakah akan kembali menerapkan pola 4-2-3-1 yang biasa digunakan Persis beberapa musim terakhir, ternyata pelatih asal Malang ini belum bisa menentukannya. Bukan tidak mungkin juga pola penggunaan dua striker (4-4-2) akan digunakannya musim ini. 

Saat ini ada tiga striker murni yang resmi jadi bagian Persis Solo. Baik itu Ugiek Sugiarto, M Isa, dan Dimas Galih. Sementara itu beberapa winger lincah juga punya potensi jadi pendulang gol utama Persis. Baik itu seperti sosok Hapidin, hingga Nanang Asripin.

”Saya biasa bermain di beberapa posisi, semua tergantung kebutuhan tim. Beberapa musim terakhir saya lebih sering diaminkan di posisi sayap. Dulu zaman di Persibat memang jadi ujung tombak,” terang Hapidin.

Hal senada juga diucapkan oleh Nanang Asripin. Saat di Persis Solo musim 2015 di ajang Piala Polda Jateng, Nanang bermain di posisi second striker (penyerang lubang).

”Zaman di PS Bangka (2014) saya jadi striker murni. Kalau disuru miilih sih enakkan main sebagai winger, tapi saya selalu siap dimainkan di posisi manapun oleh coach AY,” sahut Nanang Asripin.

Persis sendiri merencanakan akan menjalani beberapa uji coba. Dimulai melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri pada 27 April ini, dilanjutkan kontra Sriwijaya FC di Stadion Wilis Madiun pada 4 Mei mendatang. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia