Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

PPK Dipantau Ketat, Antisipasi Pengglembungan Suara

23 April 2019, 18: 05: 17 WIB | editor : Perdana

KERJA LEMBUR: Proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).

KERJA LEMBUR: Proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar mengantisipasi penggelembungan maupun penyusutan suara dalam rekapitulasi surat suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). Untuk itu, pengawasan ketat dilakukan selama 24 jam.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho mengungkapkan, pengawasan agar pleno tidak terjadi penggelembungan maupun penyusutan perolehan suara. Hasil rekap tingkat kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di tempat pemungutan suara (TPS) sebelumnya, merupakan pedoman untuk penghitungan perolehan suara pada sesi berikutnya.

“Sebanyak 66 pengawas dari kecamatan maupun kelurahan kita minta untuk mengawasi proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan," ujar Handoko.

Bawaslu membagi secara bergiliran proses pengawasan rekapitulasi suara tersebut terhadap petugas pengawasan di lima Kecamatan.

“Setiap pleno rekapitulasi suara biasanya berbasis kelurahan. Maka saat jadwal kelurahan yang diplenokan akan disesuaikan panwas kelurahan yang berjaga didampingi panwas kecamatan," terangnya.

Saat bawaslu mengikuti rapat pleno tigkat kecamatan. Setiap pegawas membawa salinan C1, foto C1 plano dan kelengkapan rekap penghitungan di tingkat TPS yang dilakukan PTPS sebelumnya.

"Data pengawasan kita di TPS lalu senantiasa kita sandingkan dengan rekapitulasi, sehingga fungsi kontrol akan tetap berjalan," ujar dia.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar Triastuti Suryandari, mengungkapkan, rekapitulasi dijadwalkan mulai pada 18 April sampai dengan 4 Mei. Namun, sesuai kesepakatan bersama petugas PPK di masing-masing kecamatan, penghitungan dimulai 20 April. Dan menargetkan selesai dalam waktu empat sampai lima hari. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia