Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Kantongi Rp 21 Juta dari Retribusi Uji Tera

23 April 2019, 18: 11: 26 WIB | editor : Perdana

DIUKUR: Timbangan pasar menjadi salah satu target uji tera oleh unit metrologi legal.

DIUKUR: Timbangan pasar menjadi salah satu target uji tera oleh unit metrologi legal. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Pencapaian retribusi uji tera Sukoharjo mencapai lebih dari Rp 21 juta. Uji tera menyasar timbangan jembatan, timbangan pasar, mesin pompa SPBU dan dua SPBE. Hasil retribusi tersebut diprediksi masih dapat meningkat.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sukoharjo Sutarmo mengatakan, uji tera mandiri di Sukoharjo berjalan sejak diresmikannya unit metrologi legal (UML) belum lama ini. 

“Uji tera tidak hanya di SPBU saja. Ada banyak macamnya. Petugas sudah siap melakukan pengujian," jelasnya, Senin (22/4).

Adapun pihak yang mengajukan uji tera hingga awal April yakni di 18 lokasi timbangan jembatan, untuk SPBU ada 24 buah pengujian atau 345 nozzle, serta timbangan di 20 pasar rakyat dan luar pasar rakyat sebanyak 1.845 buah.

Ditambahkan Sutarmo, dengan diresmikannya UML Sukoharjo, kewenangan daerah semakin luwes. Pihaknya bisa melakukan uji tera mandiri dan melayani permintaan masyarakat.

Saat ini, keberlanjutan metrologi tergantung daerah. Posisi pemerintah pusat hanya mendukung dan memberikan apresiasi pada daerah yang memiliki UML.

Untuk bisa mengoperasikan UML di Jalan Nangka N0.9 Gayam, Sukoharjo, ada beberapa tahapan yang dilalui pemkab. Yakni, harus mendapatkan penilaian dan sertifikat keterangan kemampuan pelayanan tera/tera ulang (SKKPTTU) dari Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Ukur Niaga. 

Selain Sukoharjo, kabupaten/kota lain yang telah memiliki UML yakni Boyolali, Jepara, Kediri, Rembang, Magelang, Grobogan, Sragen  dan Cilacap. ”Kita akan memacu kerja lebih baik lagi. Apalagi dengan diresmikannya UML ini tentu menimbulkan semangat baru,” kata Sutarmo. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia