Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Usai Coblosan Hoax Kian Liar, Sasar Penyelenggara Pemilu

23 April 2019, 21: 03: 03 WIB | editor : Perdana

Usai Coblosan Hoax Kian Liar, Sasar Penyelenggara Pemilu

SOLO – Bukannya makin mereda, usai pelaksanaan pemilu, penyebaran berita bohong atau hoax kian merajalela. Berdasarkan pantauan tim Cyber Crime Polresta Surakarta, penyebarannya makin masif. 

Namun, kali ini hoax tidak lagi menyerang sosok. Melainkan penyelenggara pemilu, baik komisi pemilihan umum (KPU) maupun badan pengawasan pemilu (Bawaslu).

Ketua Tim Cyber Crime Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai menuturkan, kebanyakan info hoax ini menyudutkan para penyelenggara pemilu.

”Terutama terkait netralitas para anggota penyelenggara pemilu. Pada info-info hoax menuturkan kalau Bawaslu dan KPU memihak kepada salah satu paslon (pasangan calon). Padahal, tidak seperti itu,” kata Andy Selasa (23/4).

Apakah kabar tersebut disebarkan kepada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil perolehan suara sementara? Andy belum bisa menjelaskan hal tersebut. 

“Yang pasti, mereka sengaja menyebarkan berita ini dengan mengamati situasi dan ingin menggiring pola pikir masyarakat sesuai dengan opini yang mereka bangun,” paparnya.

Ditambahkan Andy, tidak hanya menyasar KPU dan Bawaslu, hoax yang tersebar juga menyudutkan Polri. Mereka diisukan tidak netral dalam proses pemilu. 

Bahkan, dikatakan polisi di tingkat kecamatan dan kota mendapat perintah melakukan  pementaan pendukung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Hal itu tidak benar.

”Apalagi, sudah ada perintah tegas dari Bapak Kapolri (Jendral Polisi Tito Karnavian, Red) dalam rangka pemilu kita netral. Jadi, dalam pemilu kita profesional mengamankan hingga pelaksanaan lancar. Ada juga hoax lain, bakal terjadi kerusuhan seperti tahun 98,” tegas Andy.

Ditambahkan dia, dalam sehari ada belasan berita hoax terdeteksi oleh Tim Cyber. Waktunya tidak lagi terpusat dari malam hingga dini hari. Namun setiap saat muncul berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tersebut. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia