Kamis, 20 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Tidak Sekadar Produk, Harus Pikirkan Branding

24 April 2019, 20: 51: 01 WIB | editor : Perdana

Presiden Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya didampingi Wabup Robert Christanto melihat pameran UMKM Karanganyar

Presiden Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya didampingi Wabup Robert Christanto melihat pameran UMKM Karanganyar (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Menjamurnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Karanganyar menjadi tantangan. Terutama soal branding agar bisa diterima di pasar luar daerah.  

 “Jawa Tengah harus bisa punya ciri tersendiri. Karanganyar, dengan segala potensi juga harus begitu. Harus berani untuk bersaing. Bali itu semua UMKM,” kata Presiden Chairman of International Council for Small Business (ICSB) Indonesia yang juga Presiden of Asia Council for Small Business (ACSB) Hermawan Kartajaya ketika berkunjung ke Karanganyar, kemarin.

Hermawan juga mengungkapkan, jika UMKM daerah kesusahan untuk mengembangkan usahanya, maka mereka bisa bersama-sama pemerintah untuk mengembangkan produk mereka. 

“Kalau pemerintah tidak ada antusias sama sekali, kita yang berangkat dari bawah bersama-sama. Saya yakin kalau dikemas dengan baik, UMKM di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Karanganyar akan bisa berkembang,” ucapnya.

Wakil Bupati Karanganyar Robert Christanto mengungkapkan, sesuai dengan visi misi bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono, ia bakal mengembangkan 10 ribu wirausahawan di Karanganyar. Beberapa formula untuk pengembangan UMKM telah dilakukan, di antaranya memberikan pelatihan dan sejumlah bantuan kepada UMKM.

“Tinggal branding saja. Karena itu juga penting. Pasar di internet sekarang sudah kita jamah, melalui website-website yang dibuat oleh perajin dan pasar di media sosial,” ujar Robert. (rud/bun)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia