Rabu, 20 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

RSUD Bung Karno Tunggu Alkes dan SDM

25 April 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

SERING DIPANTAU: Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo tinjau sejumlah ruangan di RSUD Bung Karno, Semanggi kemarin (24/4).

SERING DIPANTAU: Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo tinjau sejumlah ruangan di RSUD Bung Karno, Semanggi kemarin (24/4). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemkot bergerak cepat urus administrasi rumah sakit umum daerah (RSUD) Bung Karno, Semanggi, Pasar Kliwon. Besok (26/4), Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo bakal menunjuk dan melantik direktur rumah sakit daerah kedua milik pemerintah daerah tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, pembangunan fisik rumah sakit sudah hampir 100 persen. Seluruh ruangan telah selesai digarap. Mulai unit gawat darurat (UGD), klinik, ruang operasi, hingga persiapan lahan parkir. Rumah sakit lima lantai itu tinggal menunggu pengadaan alat kesehatan (alkes) dan kesiapan sumber daya manusia (SDM).

"Tanggal 26 pimpinan BLUD (badan layanan umum daerah) dilantik. Setelah itu pengadaan barangnya mulai jalan. Jadi nanti 17 Agustus setelah upacara kita resmikan dan siap beroperasi," jelas Rudy di sela tinjauan ke rumah sakit setempat kemarin.

BLUD, lanjutnya, dibentuk untuk mempermudah proses administrasi dan pengembangan rumah sakit. Meski memiliki struktur pengelola yang berbeda dengan RSUD Ngipang, Banjarsari, wali kota memberi sinyal bahwa posisi strategis di RSUD Bung Karno bakal diisi beberapa orang dari rumah sakit daerah pertama milik pemkot itu.

"BLUD-nya baru tapi stok lama. Pisah dengan Ngipang agar bisa mengembangkan diri. Jika Tuhan mengizinkan, nanti setiap kecamatan ada RSUD yang masing-masing berkembang," papar dia.

RSUD Bung Karno digadang-gadang memiliki fasilitas terbaik di kelasnya. Untuk ruang rawat inap kelas 3 terdapat lima tempat tidur, sedangkan rawat inap kelas 2 dapat menampung dua pasien. Keduanya memiliki fasilitas air conditioner (AC) dan kamar mandi dalam.

"Ini adalah wujud kehadiran negara dalam memberikan layanan kesehatan yang layak untuk masyarakat. Kelas tiga atau kelas dua, semua AC, kamar mandi dalam. Jadi nyaman," ujarnya.

Project Manager Pembangunan RSUD Bung Karno Erwin Dwi Asmoro Aji menjelaskan, saat ini pihaknya tinggal melakukan finishing sejumlah ruangan. Salah satunya adalah empat ruang operasi.

"Tinggal setting-setting saja. Targetnya akhir bulan ini selesai. Kita ini mampu menyelesaikan pekerjaan sebelum masa kerja habis. Sebenarnya kita habis (kontrak, Red) Mei tapi April ternyata bisa (rampung, Red)," kata dia. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia