Senin, 23 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Ketua Kwarda Jateng Dorong Anggota Pramuka Kuasai Ilmu Jurnalistik

25 April 2019, 06: 30: 59 WIB | editor : Perdana

TELADAN: Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh Ganjor Pranowo berbaur dengan anggota Pramuka dari 35 kabupaten/kota.

TELADAN: Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh Ganjor Pranowo berbaur dengan anggota Pramuka dari 35 kabupaten/kota. (BAYU WICAKSONO/RADAR SOLO)

Share this      

SEMARANG – Anggota Pramuka harus aktif. Sebab itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo menjadikan anggota Pramuka sebagai “kantor berita” bukan isapan jempol belaka. 

Guna mewujudkan cita-cita tersebut, Atikoh menggelar pelatihan jurnalistik dan media sosial bagi puluhan anggota pramuka perwakilan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pelatihan digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Tengah dengan menghadirkan narasumber berkompeten, Selasa-Kamis (23-25/4).

"Saya ingin setiap anggota Pramuka adalah kantor berita. Untuk mewujudkan itu, maka mereka harus mengetahui ilmu tentang dunia jurnalistik dan bermedia sosial," kata Siti Atikoh, Rabu (24/4).

Pelatihan jurnalistik dan media sosial, lanjut Atikoh, merupakan langkah awal menyiapkan anggota Pramuka untuk menjadi penyebar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Seperti lewat sosial media, blog, website maupun media lainnya.

"Sehingga nantinya, mereka dapat menyerbu dunia maya dengan berita-berita dan informasi positif untuk menutup konten-konten negatif yang saat ini marak beredar,” terangnya. 

Menurut Atikoh, mengetahui hal yang baik saja tidak cukup, jadi harus digemborkan, dikabarkan kepada masyarakat melalui media massa. Untuk menggemborkan itu butuh ilmu jurnalistik dan bermedia sosial.

Keahlian di bidang jurnalistik dan media sosial juga penting untuk pengembangan gerakan Pramuka di masa depan. Dengan memanfaatkan jurnalistik dan media sosial, maka anggota Pramuka dapat semakin mudah menyosialisasikan berbagai kegiatannya kepada masyarakat.

"Kegiatan Pramuka itu banyak, ada soal kebencanaan, pendidikan karakter, bela negara, bersih-bersih lingkungan, penghijauan, ketahanan keluarga dan banyak yang lainnya. Dengan anggota Pramuka yang pandai jurnalistik serta melek media sosial, harapannya kegiatan-kegiatan yang bagus ini dapat disebarkan kepada masyarakat luas," urainya.

Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik dan Media Sosial Akhsin Dzulqurnain menambahkan, dalam pelatihan tersebut masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) di 35 kabupaten/kota mengirimkan masing-masing dua perserta.

"Kami mengundang lima narasumber yang berkompeten dalam jurnalistik maupun media sosial. Harapannya dengan kegiatan ini, anggota Pramuka memahami karakteristik dan prinsip jurnalistik serta media sosial, menguasai teknik reportase, bisa melakukan riset dan wawancara. Ending-nya dapat membuat tulisan yang baik dan menyebarkan kegiatan atau peristiwa kepada masyarakat luas," papar dia. (lhr/wa) 

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia