Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Kades Boyolali yang Kampanye di Kawinan Bebas Jeratan Hukum

25 April 2019, 21: 54: 10 WIB | editor : Perdana

Warga yang melaporkan Kades Manggis Muhajirin menunjukkan bukti berupa foto saat kampanye di hajatan beberapa waktu lalu

Warga yang melaporkan Kades Manggis Muhajirin menunjukkan bukti berupa foto saat kampanye di hajatan beberapa waktu lalu

Share this      

BOYOLALI – Kepala Desa (Kades) Manggis, Kecamatan Mojosongo Muhajirin yang terjerat kasus dugaan kampanye di hajatan kawinan, bisa lolos dari jeratan hukum. Tim sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Boyolali sepakat menghentikan kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu oleh sang kades awal bulan lalu.

Pembahasan kedua Sentra Gakkumdu menyepakati bahwa kasus Kades Muhajirin tak bisa naik ke tingkat penyidikan. Penyidik Polres Boyolali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali menilai, kasus dugaan pelanggara pemilu itu kurang cukup bukti.

Ketua Bawaslu Boyolali Taryono mengatakan, terjadi perbedaan penafsiran dalam kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Muhajirin saat memberi sambutan di hajatan kawinan warga. Bawaslu yang telah berkeyakinan bahwa kasus itu telah cukup bukti dugaan pelanggaran, justru dimentahkan oleh dua institusi penegak hukum.

”Bawaslu berkeyakinan, ini sudah cukup alasan dugaan pelanggaran. Dan harus ditingkatkan,” ujar Taryono Kamis (25/4).

Ditambahkan Taryono, kejari menganggap penyelidikan yang dilakukan Bawaslu masih kurang bukti. Spesimen yang digunakan Kades Muhajirin ternyata sangat penting untuk menjadi barang bukti kasus tersebut.

Sementara Bawaslu juga kesulitan untuk mencari spesimen yang dipakai Muhajirin. Apalagi, waktu untuk menangani kasus tersebut tinggal sehari. ”Kasus ini sudah tidak bisa diteruskan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kades Manggis Muhajirin dilaporkan ke Bawaslu Boyolali pada Kamis (4/4) lalu. Itu karena saat memberikan sambutan di hajatan kawinan warga, dia justru menyelipkan materi kampanye. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia