Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Boyolali

Diancam Pidana, KPU Akhirnya Siap Pemungutan Ulang di TPS yang Viral

25 April 2019, 22: 12: 38 WIB | editor : Perdana

Anggota KPPS di TPS 08 Dukuh Winong, Desa Karangjati saat akan memberikan klarifikasi ke Bawaslu Boyolali soal videonya yang viral beberapa waktu lalu

Anggota KPPS di TPS 08 Dukuh Winong, Desa Karangjati saat akan memberikan klarifikasi ke Bawaslu Boyolali soal videonya yang viral beberapa waktu lalu

Share this      

BOYOLALI – Silang pendapat antara komisi pemilihan umum (KPU) dan badan pengawas pemilu (Bawaslu) Boyolali soal pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 08, Dukuh Winong, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro akhirnya berakhir.

KPU akhirnya siap menggelar PSU di TPS yang sempat viral lantaran rekaman video anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS)-nya yang mencobloskan sejumlah pemilih.

Komisioner Bawaslu Boyolali Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubal Rubiyanto mengatakan, Bawaslu memang telah mengirim surat rekomendasi kedua kepada KPU.

”Rekomendasi Bawaslu yang kedua ini masih tetap sama. Yakni, KPU harus melaksanakan PSU di TPS 08. Kami berpegang teguh pada pendirian kami,” kata Rubi Kamis (25/4).

Rubi juga memberikan warning kepada KPU. Apabila PSU tak dilaksanakan, anggota KPU bisa dipidana dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Sementara itu, Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin mengatakan, KPU bakal melakukan PSU di TPS 08 Dukuh Winong. ”Kami menghargai rekomendasi Bawaslu Boyolali. Kami juga telah berkoordinasi dengan jajaran PPK untuk persiapan menggelar PSU ini,” ujarnya. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia