Minggu, 26 May 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Dikaji Belakangan, Dugaan Pelanggaran Petugas KPPS Cobloskan Pemilih

26 April 2019, 19: 56: 01 WIB | editor : Perdana

Ketua Bawaslu Boyolali Taryono meneliti rekaman video dugaan kecurangan

Ketua Bawaslu Boyolali Taryono meneliti rekaman video dugaan kecurangan

BOYOLALI – Klarifikasi kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 08 Dukuh Winong, Desa Karangjati yang rekaman videonya viral karena mencoloskan sejumlah pemilih, sudah dilakukan.

Namun, pengkajian serta tindakan lebih lanjut bagi KPPS akan dilakukan belakangan. Yakni, setelah pemungutan suara ulang (PSU) di TSP tersebut dilaksanakan Sabtu (27/4).

”Untuk ranah dugaan pelanggarannya, apakah etik, administratif, pidana, atau sengketa, akan kami kaji dulu. Kami utamakan PSU dulu,” kata Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antarlembaga, Rubiyanto Jumat (26/4).

Dari hasil kajian Bawaslu Boyolali, anggota KPPS bernama Komri, 49, itu mencobloskan surat suara milik beberapa pemilih. Namun, mereka sebenarnya tidak memenuhi kriteria sebagai pemilih yang harus didampingi. 

“Pemilih yang dia dampingi tidak menyandang disabilitas, bukan lansia, dan tidak ada halangan dari segi fisik untuk mencoblos sendiri. Jadi, pendampingan itu tidak sesuai dengan tata cara dalam perundang-undangan,” kata Rubi.

Namun, kata Rubi, saat dimintai klarifikasi di kantor Bawaslu beberapa waktu lalu, Komri mengaku tidak tahu prosedur pendampingan pemilih. “Katanya tidak tahu persis. Saat itu dia berpikir setelah nyoblos, baru dibikinkan C3 (surat pernyataan pendamping pemilih),” kata Rubi menyitir ucapan Komri.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali Ali Fahrudin menuturkan, KPU berwenang memberi sanksi jika pelanggaran oleh anggota KPPS itu masuk ranah administrasi.

Namun, kata dia, saat ini KPU fokus mempersiapkan pelaksaan PSU. Seluruh logistik PSU telah dikirim ke TPS  08 Dukuh Winong. Serta TPS 26 Siswodipuran yang juga akan digelar PSU. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia