Minggu, 26 May 2019
radarsolo
icon featured
Solo

2 Pekan Diresmikan, Puluhan Pedagang Pasar Jebres Ogah Buka Kios

26 April 2019, 20: 51: 08 WIB | editor : Perdana

2 Pekan Diresmikan, Puluhan Pedagang Pasar Jebres Ogah Buka Kios

SOLO - Dua pekan setelah diresmikan, sejumlah  kios dan los di Pasar Jebres masih tertutup rapat dan belum dioperasikan pemiliknya. Hingga Jumat (26/4), aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut belum kembali normal seperti sedia kala. 

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, dari 43 kios di lantai dasar, hanya delapan kios yang baru ditempati pedagang. Demikian halnya dengan 200 los di lantai dasar, baru sekitar 20 pedagang yang menempati los.

”Lha kalau seperti ini kan tidak komplit. Yang mau beli, juga jadi aras-arasen (malas, Red),” kata Asih, 54, salah seorang pembeli di pasar tersebut. 

Jika pembeli enggan datang ke pasar lantaran sepi penjual, alasan sebaliknya dikemukakan para pedagang. Mereka enggan buka kios/los lantaran usai diresmikan, pasar tak banyak dikunjungi pembeli. 

”Saya baru membuka kios ukuran 3 meter x 3 meter di lantai dasar tiga hari lalu. Namun, kembali menutup kios karena sepi pembeli,” kata salah seorang pedagang sembako, Hastuti, 39. 

Sementara itu, Lurah Pasar Jebres Eka Budi Santoso memebnarkan, masih ada ratusan pedagang yang belum menempati kios dan los Pasar Jebres. Disebutkan dia, total ada 661 pedagang di Pasar Jebres. Jumlah tersebut sudah termasuk tambahan 191 pedagang pelataran dan pedagang kaki lima. 

”Saat peresmian kami sudah memberi tahu pedagang agar segera menempati kios dan los baru. Namun, sampai sekarang masih ada juga pedagang belum berjualan,” kata Eka. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia