Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Caleg Money Politics Segera Diadili

26 April 2019, 21: 32: 02 WIB | editor : Perdana

Caleg Money Politics Segera Diadili

SUKOHARJO – NR, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI daerah pemilihan (dapil) V Jawa Tengah yang menjadi tersangka politik uang segera menjalani sidang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo bagian dari sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) pemilu telah melimpahkan berkas kasus NR ke Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo.

“Tersangka tidak ditahan,” terang Kepala seksi pidana umum (Kasi Pidum) Kejari Sukoharjo Rohmadi mewakili Kajari Sukoharjo Tatang Agus kemarin (25/4).

Terkait dengan aturan yang dilanggar yakni Undang-Undang tentang Pemilu  pasal 280 ayat (1) huruf h jo pasal 521 tentang larangan penggunaan tempat ibadah untuk kampanye, dan pasal 280 ayat (3) jo pasal 521 tentang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya pada kampanye pemilu.

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Wuryanto mengatakan, bila NR dinyatakan bersalah dan kasusnya telah berkekuatan hukum tetap, maka NR bisa didiskualifikasi sebagai peserta Pemilu 2019. 

NR juga tidak mendapatkan hak pergantian antarwaktu (PAW). ”Taruhlah nanti dia (perolehan suara NR, Red) di urutan kedua, sementara caleg di atasnya terpilih namun berhalangan dan harus jalani PAW, NR tidak bisa (isi posisi caleg terpilih yang kosong, Red),” katanya.

Sementara itu, kenapa NR tidak ditahan? Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, itu karena pertimbangan kemanusiaan. “(NR) usai melahirkan. Diyakini NR tidak akan menghilangkan barang bukti,” jelas dia.

Sementara itu, tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Makmur dijadwalkan menggelar pemungutan suara ulang (PSU), Sabtu (27/4). Yakni  TPS 002 Gedangan, Kecamatan Grogol mencoblos pilpres, DPR RI, DPD, dan DPRD Provinsi jateng.

TPS 005 Karanganyar, Kecamatan Weru mengulang coblosan pilpres, dan TPS 007 Toriyo, Kecamatan Bendosari coblos ulang pilpres, DPR RI, DPD, dan DPRD Provinsi Jateng.

Undangan mencoblos PSU sudah didistribusikan sejak Rabu (24/4). ”Undangan pemberitahuan memilih berupa formulir C6 sudah kita sebarkan,” terang Ketua KPPS TPS 002 Gedangan Wahyudi. 

Menurutnya, pemilih yang bekerja sebagai buruh dan berada di luar kota dapat berdampak pada tingkat partisipasi pemilih. Sedangkan untuk pengamanan, Mapolres Sukoharjo dan unsur TNI siap mem-back-up. Masing-masing TPS ditempatkan dua personel Polri dibantu empat anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), dan TNI. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia