Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Zona Integritas Tutup Celah Korupsi

26 April 2019, 21: 35: 10 WIB | editor : Perdana

SEMATKAN PIN: Bupati Wardoyo Wijaya dalam pencanangan zona integritas di Kantor Pertanahan Sukoharjo.

SEMATKAN PIN: Bupati Wardoyo Wijaya dalam pencanangan zona integritas di Kantor Pertanahan Sukoharjo. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Guna mempersempit potensi korupsi, Kantor Pertanahan Sukoharjo mencanangkan pembangunan zona integritas dan penandatanganan pakta integritas, kemarin (25/4).

Kepala Kantor Pertanahan Sukoharjo Dwi Purnama mengatakan, pihaknya berkomitmen mencegah terjadi korupsi di lingkungan kerjanya. ”Sudah menjadi keharusan yang utamanya memenuhi ekspektasi dan aspirasi masyarakat, yaitu tata kelola pemerintahan yang baik, efektif dan efisien,” paparnya. 

Dwi mengakui masih terdapat hambatan dalam merealisasikan keinginan masyarakat terhadap perubahan pelayanan di Kantor Pertanahan Sukoharjo. Sebab, dimungkinkan adanya oknum yang melakukan tindakan kurang terpuji atau melukai hati masyarakat. 

"Penerapan zona integritas ini merupakan salah satu formulasi yang tepat untuk dapat mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra kementerian pada umumnya dan Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo pada khususnya," ujar dia.

Pembangunan zona integritas, lanjutnya, dibangun dengan dua komponen, yaitu komponen pengungkit dan hasil. Komponen pengungkit artinya melakukan pembangunan manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sedang komponen hasil merupakan penilaian masyarakat atas hasil pembangunan, yakni yaitu indeks persepsi antikorupsi dan indeks kepuasan masyarakat. 

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya memberikan apresiasi terhadap upaya Kantor Pertanahan Sukoharjo meningkatkan pelayanan. ”Kita mendukung untuk apa yang dilakukan ini,” terangnya. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia