Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Bawaslu Sudah Ingatkan KPPS Agar Tidak Memaksakan Diri

29 April 2019, 17: 39: 44 WIB | editor : Perdana

MELELAHKAN: Pelaksanaan pemilu serentak di Desa Posakan, Kecamatan Cawas, Klaten, 17 April lalu.

MELELAHKAN: Pelaksanaan pemilu serentak di Desa Posakan, Kecamatan Cawas, Klaten, 17 April lalu. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten sudah meminta para penyelenggara pemilu untuk tidak memaksakan diri. Tetapi justru terdapat anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Desa Jarum, Kecamatan Bayat dan Linmas di Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno meninggal dunia saat bertugas. Penyebabnya karena kelelahan.

”Saya melihat penyelenggara pemilu kali ini cukup melelahkan. Jika dibandingkan dengan pemilu 2014. Mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara. Bawaslu sendiri bahkan sudah bekerja jauh sebelum pemuli dimulai. Mulai dari penertiban alat peraga kampanye (APK) sampai patroli pengawasan,” kata Ketua Bawaslu Klaten Arif Fatkhurrohman kepada Jawa Pos Radar Solo.

Sejak awal dirinya sudah mengingatkan agar para penyelenggara pemilu seperti panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk tidak memaksakan diri. Terutama saat melakukan rekapitulasi penghitungan surat suara. Hal itu sempat diketahui dari jadwal pleno di tingkat kecamatan yang diterima dari KPU.

”Ada yang sempat menjadwalkan rapat pleno pada 18 April. Setelah melalui proses yang cukup panjang, setidaknya butuh istirahat juga kan. Maka dari itu kami dari Bawaslu sempat menyarankan untuk mengganti waktunya buar ada jeda,” beber Arif.

Sementara itu, Komisioner KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggara Samsul Huda mengatakan, terus melakukan pendataan terhadap penyelenggara pemilu. Baik yang sakit maupun terkena musibah selama melaksanakan tugasnya. Harapannya mereka mendapatkan santunan dari pemerintah pusat.

”Sebenarnya waktunya cukup panjang untuk melakukan rekapitulasi penghitungan surat suara dan dapat pleno. Jangan terlalu memaksakan diri jika dirasa sangat melelahkan. Soalnya masih bisa dilanjutkan di hari berikutnya,” paparnya.

Terkait rapat pleno di tingkat kabupaten, dijadwalkan hari ini (29/4). Kendati masih ada pemungutan suara ulang (PSU) yang akan dilaksanakan di dua TPS. Yakni di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan dan Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah. Pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara hingga rekapitulasi, dijadwalkan selesai dua hari. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia