Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Relawan Perempuang Dilatih Evakuasi Korban Tenggelam

29 April 2019, 18: 28: 17 WIB | editor : Perdana

TANGGAP BENCANA: Relawan perempuan berlatih di Waduk Kembangan.

TANGGAP BENCANA: Relawan perempuan berlatih di Waduk Kembangan.

Share this      

SRAGEN – Sejumlah relawan perempuan menggelar latihan gabungan di Waduk Kembangan, Karangmalang, kemarin (28/4). Kegiatan tersebut sebagai upaya mempersiapkan relawan dalam mengantisipasi risiko bencana banjir. Terlebih wilayah Sragen memiliki banyak anak sungai dan dilintasi Bengawan Solo yang berpotensi banjir.

Latihan tersebut juga memeringati Hari Kartini sekaligus dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2019. Kegiatan dibuka oleh Plt. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen Soewarno. Serta dihadiri tim pelatih sukarelawan dari KSR, TSR, SIBAT, DDS dan PMR yang berjumlah sekitar 60 orang.

”Latihan sangat diperlukan untuk menghadapi segala memungkinan bencana, apalagi relawan perempuan juga dibutuhkan untuk membantu evakuasi,” terangnya.

Kasi SDM pelatihan pelatih dan sukarelawan Warseno mewakili Kepala markas PMI Sragen Wahdadi menambahkan, kegiatan itu untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana cara menolong korban bencana banjir. ”Mayoritas peserta relawan perempuan. Agar mereka semakin terampil dalam evakuasi,” imbuhnya.

Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen menggelar penanaman pohon di kawasan Waduk Pungkruk, Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar. Kegiatan ini melibatkan TNI/Polri dan sejumlah unsur relawan tanggap bencana dengan total sekitar 290 orang.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen Sugeng Priyono menjelaskan, ada 3.400 bibit pohon mahoni, trembesi, dan randu yang ditanam.

”Kami mengharap dari penghijauan ini menjadi Green Belt atau sabuk hijau untuk menahan tanah agar tidak erosi,” terangnya.

Kedepan, Waduk Pungkruk mampu memberikan manfaat sebagai cadangan air di musim kemarau, wisata, dan perikanan. Lantaran wilayah sekitar seperti Kecamatan Jenar dan Tangen kerap kekeringan saat musim kemarau. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia