Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Pedagang Semanggi Enggan Direlokasi ke Mojosongo

30 April 2019, 14: 48: 11 WIB | editor : Perdana

PUSAT KULAKAN: Pasar ayam dan kambing di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon segera direlokasi.

PUSAT KULAKAN: Pasar ayam dan kambing di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon segera direlokasi. (DAMAINUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sejumlah pedagang pasar ayam dan kambing di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon berharap pemkot mengkaji ulang rencana relokasi ke kawasan Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres. Alasannya, lokasi pasar baru di pinggiran kota.

"Lokasi pasar saat ini sudah sangat strategis. Pemasok dan pedagang ayam dari Wonogiri, Klaten, dan Sukoharjo diuntungkan karena posisi pasar di tengah Kota Solo. Jika ditempatkan di pinggiran kota, ini berpengaruh terhadap jarak tempuh yang makin jauh," papar Suparni, 45, pedagang ayam pasar setempat kemarin (29/4). 

Jika harus direlokasi, Suparni berharap tidak terlalu jauh dengan pasar lama. Serupa dituturkan pedagang ayam lainnya Bayu Ruwanto. "Pasar ayam dan kambing di Semanggi sudah dikenal baik pedagang Solo dan sekitarnya. Jika dipindah akan memengaruhi jarak tempuh yang makin jauh. Biaya operasional juga bertambah. Kalau bisa ya ditata saja, jangan pindah,"  terangnya. 

Tidak semua pedagang enggan direlokasi ke Mojosongo. Di antaranya Pardi. Menurut dia, pemindahan tidak akan memengaruhi transaksi di pasar ayam dan kambing Semanggi. Sebab, pasar tersebut menjadi jujukan pedagang untuk kulakan. 

“Nantinya (aktivitas perdagangan, Red) tetap terpusat. Keputusan kembali di tangan pemkot. Saya rasa kabar penempatan di Mojosongo sudah direncanakan dengan baik. Namun, waktu pengiriman ayam akan berpengaruh karena lokasi cukup jauh,"  ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta Subagiyo masih mematangkan konsep relokasi bersama wali kota. "Rencananya memang dipindah ke daerah Mojosongo. Tapi, masih akan dikoordinasikan kembali. Terkait jadwal pemindahan pedagang belum bisa dipastikan. Masih menunggu keputusan pak wali," kata dia. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia