Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Mantan Sekretaris Disdik Ditahan KPK,Kasus Jual Beli Jabatan pada 2016

30 April 2019, 20: 50: 31 WIB | editor : Perdana

Mantan Sekretaris Disdik Ditahan KPK,Kasus Jual Beli Jabatan pada 2016

KLATEN - Kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten pada 2016 memasuki babak baru. Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Sudirno resmi ditahan komisi pemberantasan korupsi (KPK) sejak tiga pekan lalu.

Sudirno ditetapkan sebagai tersangka pada 2017. Penetapan itu berdasarkan hasil pengembangan kasus jual beli jabatan terkait proyek yang ada di lingkungan pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Klaten Sri Nugroho membenarkan jika mantan sekretaris di dinas itu ditahan KPK. Namun, pihaknya mengetahui kabar itu dari keluarga Sudirno. 

”Secara bukti otentik, kami tidak menerima tembusan dari KPK. Karena surat KPK terkait penahanan diterima keluarganya. Tetapi kami mem-fotokopinya sebagai dasar untuk laporan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Klaten,” jelas Sri Nugroho Selasa (30/4).

Ditambahkan Sri Nugroho, setelah adanya penetapan tersangka dua tahun lalu, Sudirno tak lagi menjabat sebagai sekretaris disdik. Tetapi dipindahkan menjadi pengawas SMP untuk Kecamatan Manisrenggo, Karangnongko, dan Kemalang. Kini, lantaran ditahan KPK, tugas Sudirno diampu oleh pengawas lain.

”Otomatis prosesnya panjang yang akan dilalui Sudirno. Mulai pemanggilan saksi hingga diputuskan yang bersangkutan terjerat pasal apa. Kita sifatnya hanya menunggu saja. Tetapi selama ini tidak ada pemberitahuan dari KPK,” jelasnya.

Sebagai informasi, kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten pada 2016 yang menjerat mantan bupati Klaten Sri Hartini juga menyeret dua orang PNS. Selain Sudirno, juga ada Bambang Teguh Satya yang kala itu menjabat kabid Pendidikan Dasar Disdik Klaten. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia