Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Bekas Kantor Bank Dihibahkan ke Pemkot

02 Mei 2019, 14: 04: 48 WIB | editor : Perdana

ASET NEGARA: Rumah eks Kakorlantas Djoko Susilo yang disita KPK juga dihibahkan ke pemkot.

ASET NEGARA: Rumah eks Kakorlantas Djoko Susilo yang disita KPK juga dihibahkan ke pemkot. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Setelah menerima hibah lahan dari salah satu bank swasta dan Kementerian Keuangan beberapa pekan lalu, pemkot berpeluang kembali menerima hibah tanah dan bangunan lain. Salah satunya adalah kantor bank yang terlikuidasi di Kota Bengawan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Tengah-DIJ Tavianto Noegroho mengatakan, pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terkait keberadaan aset yang tidak dimanfaatkan. Selain aset milik bank yang telah dilikuidasi maupun aset lain yang kini menjadi kewenangan Kementerian Keuangan.

“Bisa saja nanti setelah dievaluasi, kemudian asetnya lebih bermanfaat jika dikelola atau diserahkan ke pemkot. Misalnya kantor bank-bank yang dilikuidasi itu ka nada aset yang belum tertata dengan baik,” katanya, Rabu (1/5).

Tavianto juga menyebut aset rampasan atau sitaan hasil kejahatan yang diusut oleh kejaksaan, kepolisian atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga dapat diberikan kepada pemkot. Dengan catatan, aset tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh pemerinath pusat maupun tidak dapat dijual atau dilelang.

“Jika seperti itu kan biar digunakan oleh pemerintah daerah saja agar lebih bermanfaat. Salah satu aset itu kan eks rumah Djoko Susilo (Mantan Kakorlantas). Selama aset statusnya sudah jelas, bisa  (dihibahkan). Tapi kalau masih sitaan belum bisa, karena masih dipakai untuk kasusnya,” terang dia.   

Terpisah Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo memastikan aset yang dihibahkan kepada pemkot akan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya adalah kantor Bank Danamon di kawasan Benteng Vastenburg yang rencananya akan digunakan sebagai salah satu kantor Dinas Pariwisata. Begitu juga lahan Galabo juga terus dikembangkan sebagai pusat kuliner malam. (irw/bun)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia