Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Pelatih Persis: Lawan Sriwijaya FC Harus Ada Penonton

02 Mei 2019, 16: 08: 47 WIB | editor : Perdana

JENDERAL LAPANGAN: Tegar Hening Pangestu ditunjuk sebagai kapten Persis Solo musim ini.

JENDERAL LAPANGAN: Tegar Hening Pangestu ditunjuk sebagai kapten Persis Solo musim ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Hasil positif yang diraih Persis Solo dalam laga ujicoba kontra Persik Kediri pekan lalu belum membuat pelatih Agus Yuwono puas. AY, sapaan akrabnya, masih menginginkan laga ujicoba yang lebih ketat. Ditambah atmosfir pertandingan yang sama seperti saat kompetisi resmi.

AY menginginkan ujicoba melawan Sriwijaya FC yang sedianya digelar di Stadion Trikoyo Klaten, Jumat (3/5) besok, bisa disaksikan suporter.

”Ya seharusnya ada presure dari penonton. Itu untuk melatih mental pemain, bagaimana supaya pemain ini menyesuaikan atmosfir pertandingan,” jelas AY kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (1/5).

Sayangnya, keinginan itu bertepuk sebelah tangan. Manajemen Persis masih kesulitan mengurus izin keramaian kepada pihak kepolisian agar pertandingan itu bisa dihadiri suporter. Sebab sampai sejauh ini, pihak kepolisian hanya memberi izin pertandingan tanpa penonton, ditambah digelar secara tertutup.

”Sebenarnya ada tawaran dari Waropen (Persewar,Red). Tapi harus cepat cari kepastian jadi lawan Sriwijaya FC atau tidak,” jelasnya.

Manajer Persis Solo Setiawan Muhamad mengatakan, kedua tim sepakat tetap menggelar partai uji coba di waktu yang sama.

”Agenda uji coba tetap digelar. Karena ini program dari tim pelatih, tapi kemungkinan digelar tertutup. Kami tetap menghormati keputusan pihak kepolisian,” terang Iwan.

Selain menantikan kepastian jadwal, AY juga mempersiapkan timnya sebelum menjamu Sriwijaya FC. Rentetan hasil positif memang sudah diraih Tegar Hening dkk selama ujicoba. Mulai dari kemenangan telak 12-0 atas PS UNS. Lalu menang di laga tandang 1-2 atas Persik. Dan terakhir melumat Al Wathoni 4-1. Namun, AY melihat masih banyak kekurangan di timnya. Terutama dalam hal ketenangan para bomber di mulut gawang lawan.

”Pemain masih terlalu berhati-hati. Belum bermain lepas. Ini yang harus segera dibenahi. Maka dari itu lawan Sriwijaya FC nanti harus lebih greget, kalau ada suporter akan lebih baik,” tandasnya.

AY sejauh ini mempercayakan ban kapten tim kepada Tegar Hening Pangestu. Meski ada pemain yang lebih senior, Tegar dinilai bisa menjadi pemimpin lapangan. Apalagi di punya posisi sentral sebagai geladang serang.

”Dia pantas menjadi kapten tim. Di lini tengah, saya melihat sosok Tegar semakin dewasa dan di luar lapangan juga komunikasi dengan pemain lainnya sangat baik,” tandasnya. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia