Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Pengasuh Ponpes Boyolali Dipolisikan, Lakukan Pelecehan 2 Santriwati

03 Mei 2019, 18: 31: 54 WIB | editor : Perdana

Santriwati bersama keluarga dan pendamping dari APPS Sragen melaporkan dugaan tindakan pelecehan oleh pengasuh ponpes ke Mapolres Boyolali

Santriwati bersama keluarga dan pendamping dari APPS Sragen melaporkan dugaan tindakan pelecehan oleh pengasuh ponpes ke Mapolres Boyolali

Share this      

BOYOLALI - Dua santriwati diduga dilecehkan oleh pengasuh pondok pesantren (ponpes)tempat mereka mondok di Kecamatan Mojosongo. Kedua santriwati yang mendapat pelakuan tak senonoh itu mengadukan perbuatan pengasuh ponpes ke Mapolres Boyolali Kamis (2/5).

Koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen Sugiarsi mengatakan, pihaknya yang mengawal kasus itu. Sebab, dari awal ia yang mendapat laporan adanya dugaan pelecehan terhadap A dan F, dua santriwati di bawah umur tersebut.

”Kejadianya kurang lebih sudah 1 tahun yang lalu,” kata Sugiarsi.

Meski sudah agak lama, namun menurutnya, hal itu sangat penting untuk ditindaklanjuti ke jalur hukum. Apalagi, akibat dugaan pelecehan itu, kedua korban mengalami trauma dan cenderung pendiam.

Terlebih, perbuatan pelecehan diduga justru dilakukan pengasuh ponpes yang semestinya melindungi santri-santrinya. ”Iya, memang secara fisik tidak ada tanda-tanda. Tapi secara psikis ada,” ujar dia.

Sementara itu, A dan F tak bisa bercerita banyak mengenai perlakuan pengasuhnya ini. Keduanya hanya mengaku diperlakukan tak selayaknya seorang santriwati oleh pengasuh ponpes.

”Saya pernah dicium kening dan bokong saya pernah dipegang,” kata mereka.

Dalam waktu dekat, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Boyolali bakal melakukan klarifikasi terhadap teradu. ”Ada yang ke sini mengadu. Katanya diapa-apakan. Karena bersifat aduan, kami akan mengklarifikasi para pengadu terlebih dulu,” kata Kasatreskrim Iptu Mulyanto, mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia