Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

0 Persis Solo vs Sriwijaya FC 1

04 Mei 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

BERJIBAKU: Striker Persis Solo, Hapidin (kanan) dijegal bek Sriwijaya FC dalam sebuah laga uji coba di Lapangan AURI Lanud Adi Soemarmo.

BERJIBAKU: Striker Persis Solo, Hapidin (kanan) dijegal bek Sriwijaya FC dalam sebuah laga uji coba di Lapangan AURI Lanud Adi Soemarmo. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Klub Persis Solo akhirnya merasakan kekalahan perdananya di ajang pramusim. Sriwijaya FC sukses memberi pembelajaran berharga untuk Persis Solo agar segera berbenah. Bertanding di Lapangan AURI Adi Soemarmo dalam konsep pertandingan tertutup, ternyata Tegar Hening dkk tumbang dengan skor tipis 0-1.

Satu-satunya gol Sriwijaya FC di laga ini dicetak oleh Moniega. Gol semata wayang ini sudah cukup buat Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) untuk menumbangkan Persis dihadapan beberapa awak media, dan anggota AURI.

”Dalam sisi skema permainan sudah terlihat ada perkembangan, walaupun dari sisi hasil jelas belum memuaskan sama sekali. Kami akan melakukan banyak evaluasi, termasuk pada para pemain. Bisa saja ada pemutusan kontrak pada pemain yang sudah tanda tangan (kontrak), jika dianggap kurang pas buat skema di tim kita,” terang Manajer Persis Solo, Setiawan Muhammad kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Ini ternyata jadi kekalahan ketiga Persis dari Sriwijaya FC. Sebelumnya 2015 silam Persis kalah 1-0, sedangkan di musim 2011 Persis versi LPIS kalah tipis 2-3 atas Sriwijaya FC.

”Persis dan Sriwijaya FC sama-sama belajar untuk mengevaluasi. Saya anggap kita hanya bsia mengevaluasi laga lawan Persis dan Badak Lampung FC (1-1). Untuk Persebi (Sriwijaya FC kalah 1-2, Red),tapi bisa kami evaluasi, karena laga lebih layak disebut polo air karena becek di mana-mana,” terang Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.

Dalam laga ini Persis sejatinya banyak melakukan percobaan-percobaan. Dua kali tendangan Dwi Cahyono berhasil dihalau kiper Sriwijaya FC. Bahkan tendangan Nanang Asripin hanya membentur tiang dan mantul menjauh dari mulut gawag. Dua kali tendangan spekulasi Hapidin juga hanya melambung ke atas gawang. Dewi Fortuna sepertinya tengah menjauh dari Persis Solo.

”Saya lihat tadi banyak pemain pengganti yang belum siap. Komposisi sebenarnya sudah terlihat, namun ketika kita kebobolan tim lawan langsung bermain save. Dan kami sulit membongkar lini pertahanan mereka. Keseimbangan tim jadi hal paling krusial yang perlu segera dibenahi,” terang Pelatih Persis Solo, Agus Yuwono.

Dalam laga ini ada tiga pemain seleksi mulai bergabung. Salah satunya adalah eks kiper PSIS Semarang, Sendri Johansyah. 

”Yang pasti kita masuk butuh beberapa pemain tambahan. Satu pemain yang mungkin akan bergabung adalah Erwin Gutawa (eks Madura FC). Setelah Aji Bayu dan Agi Pratama mundur dari tim, kita juga butuh pemain tambahan di posisi striker dan winger. Kita juga butuh pemain di sektor stoper, karena saya rasa masih kurang,” sambung Iwan (sapaan akrab Setiawan Muhammad). (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia