Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

53 Pelanggan tanda tangani Program Discount 30% LWBP PLN UP3 Solo

07 Mei 2019, 23: 27: 19 WIB | editor : Perdana

53 Pelanggan tanda tangani Program Discount 30% LWBP PLN UP3 Solo

SOLO - Hari ini (7/5) untuk kedua kalinya, 26 pelanggan melaksanakan penandatanganan serenpak program discount 30% LWBP PT PLN (Persero) UP3 Surakarta, setelah sebelumnya 27 pelanggan melakukan hal sama pada 22 April 2019 bertepatan perayaan Hari Kartini. Total sampai saat ini sudah 53 pelanggan dan yang sedang dievaluasi ada 27 pelanggan lagi. 

"Sudah ada 80 pelanggan industri yang berminat untuk mengikuti program discount 30% LWBP ini" kata Mundhakir, Manager PLN UP3 Surakarta

PLN terus mensosialisasikan dan mengajak pelanggan sektor industri untuk memanfaatkan kesempatan baik ini dengan menggeser proses produksi dari waktu beban puncak (WBP) pukul 17.00-22.00 ke luar waktu beban puncak (LWBP) 23.00-08.00 dan meningkatkan produksinya dengan biaya yang lebih murah.

Dalam kesempatan tersebut, selain disampaikan pemaparan kondisi keliatrikan dan program promo discount 30%,  juga diputarkan film dokumenter program PLN Surakarta berupa konversi energi dari yang semula menpergunakan genset berbahan bakar solar ke listrik dari usaha sumur sawah, penggilingan padi dan pemecah batu. Dari konversi energi tersebut diperoleh penghematan sekitar 50% biaya operasional.

Juga film dokumenter terkait pemanfaatan kompor induksi yang lebih hemat, mudah, bersih, tidak panas dan aman.

Selama tahun 2018 ada 2691 pelanggan dengan 8,4 MW yang telah beralih ke listrik. Dan sampai dengan April ini sudah 904 plg dengan daya 3,38 MM yang beralih ke listrik. Kami akan terus dukung penggantian ini dengan mebyiapkan jaringan listrik dan kecepatan layanan. Yang terbanyak saat ini untuk sumur sawah yang dikenal dengan Listrik untuk ketahanan pangan nasional" kata Mundhakir

Terkait pelanggan yang bersedia mengalihkan produksi dari WBP ke LWBP maka pelanggan berhak memperoleh potongan tarif hingga 30 persen.

Program diskon 30 LWBP dengan menggeser pemakaian ke waktu beban puncak tersebut untuk memberikan kesempatan bagi industri atau dunia usaha lebih meningkatkan produksinya dengan biaya lebih rendah, sehingga perusahaan memperoleh nilai tambah dari penggeseran beban tersebut.

"Program ini sudah kami mulai dan terus kami tingkatkan. Pada dasarnya langkah ini kami lakukan untuk meningkatkan iklim usaha dan memberikan kesempatan bagi industri meningkatkan produksinya dgn biaya lebih murah," katanya.

"Oleh karena itu, kami berharap produksi di dunia usaha makin meningkat terus sehingga akan membawa dampak perbaikan baik dari sisi perekonomian secara umum maupun ke daerah. Dalam hal ini, penyediaan kelistrikan terus diperbaiki agar suplai makin baik sehingga produksi di dunia usaha tidak ada kendala," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Manajer PT Sariwarna, yang mengikuti program program tersebut mengatakan sangat baik sekali program yanh mana membantu sekali penghematan biaya listriknya.

Rudi Nugraha dari PT Madusari yang bergerak dalam makanan sosis mengatakan "Menarik, meski harus merubah pola produksinya. Bagus" katanya, yanh mendapatkan info dari media.

Sidharta M dari PT Sandang kesuma mengatakan  Sangat setuju, tetap diadakan program ini. terima kasij PLN

Sementara Pramond Kymas Saeha dari PT Mutu gading menyampaikan," Good inisiative  to support the industry as inellasto reduce the load in beakhouss"

Tidak jauh berbeda Donaliya dari PT Duniatek mengapresiasi langkah potongan tarif yang dilakukan oleh PLN karena akan meringankan biaya operasional perusahaan. (ria)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia