Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Dikira Anak SD, Pemuda 21 Tahun Terjaring Razia Lalin

09 Mei 2019, 17: 31: 32 WIB | editor : Perdana

Dikira Anak SD, Pemuda 21 Tahun Terjaring Razia Lalin

WONOGIRI - Dikira anak usia SD, seorang pemuda warga Jatipuro, Karanganyar terjaring razia kendaraan bermotor. Pasalnya, perawakan pemuda berusia 21 tahun itu cukup imut layaknya anak-anak. 

Selama awal Ramadan ini, kepolisian memang gencar melakukan razia kendaraan bermotor untuk menciptakan kondusivitas di wilayah Wonogiri. Sasaran operasi di antaranya pengendara yang masih di bawah umur dan yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). 

Seperti pada operasi yang digeler pada Rabu (8/5) siang di jalan Wonogiri-Ngadirojo, tepatnya di Pokoh. Polisi dengan sigap menghentikan pengendara anak-anak yang berboncengan dengan sepeda motor matik bernopol AD 5009 ALF. 

"Karena salah satu sasarannya adalah anak-anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor, maka pengendara matik anak-anak itu dihentikan," kata Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Paur Subbag Humas Aipda Iwan Sumarsono Kamis (9/5). 

Namun, bukan buruan yang didapat. Saat anggota Polres Wonogiri menanyakan surat-surat dan identitas, si pengendara dapat menunjukkan. Rupanya pengendara berinisial G yang brrperawakan imut itu sudah berusia 21 tahun. Ia warga Jatipuro, Karanganyar. 

"Anggota sempat tidak percaya, karena badannya kecil, berboncengan. Tapi setelah dicek KTP, SIM dapat menunjukan," ujar Iwan. 

Karena surat-surat lengkap dan tidak ada pelanggaran, pengendara itu kemudian diminta melanjutkan perjalanan. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia